Empat Pemain Keturunan Potensial untuk Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia U-20 resmi memastikan langkah mereka menuju putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah menunjukkan performa impresif di fase kualifikasi. Skuad asuhan Nova Arianto sukses menyegel status juara Grup H setelah menumbangkan Australia U-20 dengan skor 2-0 di Lao National Stadium KM16, Laos, pada 6 September 2026.
Keberhasilan ini menjadi fondasi bagi tim pelatih untuk mulai memetakan strategi jangka panjang. Salah satu opsi yang kini mencuat adalah memanggil sejumlah pemain keturunan yang sebelumnya tidak ikut ambil bagian dalam babak kualifikasi.
Mike Rajasa menjadi nama pertama yang diproyeksikan memperkuat sektor pertahanan terakhir. Penjaga gawang yang kini meniti karier di FC Utrecht U-17 tersebut bukanlah wajah baru di lingkungan tim nasional. Pemuda berusia 17 tahun ini memiliki postur mumpuni setinggi 185 sentimeter yang teruji saat ia membela Garuda Muda di ajang Piala Dunia U-17 2025.
Kehadiran Mike di bawah mistar gawang dapat memberikan rasa aman bagi lini belakang Indonesia. Pengalaman berkompetisi di liga Belanda tentu menjadi nilai tambah yang berguna saat menghadapi tekanan tim-tim elite Asia di putaran final mendatang.
Selanjutnya, nama Mathew Baker kembali mengemuka sebagai kandidat kuat di lini pertahanan. Bek yang bernaung di Melbourne City FC ini sempat absen pada kualifikasi karena kendala perizinan dari pihak klub.
Baker dikenal memiliki mobilitas tinggi dalam menjaga area pertahanan. Dalam formasi tiga bek yang sering diterapkan Nova Arianto, ia mampu beroperasi secara maksimal sebagai bek tengah sisi kiri untuk meredam serangan lawan.
Tidak hanya Mathew, sang kakak yaitu Timothy Baker juga masuk dalam radar tim kepelatihan untuk mengisi sektor tengah. Pemain berusia 19 tahun ini telah memiliki jam terbang internasional setelah sempat membela Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF U-19 2026.
Karier profesionalnya bersama Western United U-21 di Australia memberikan pemahaman taktis yang lebih matang. Kemampuan mengalirkan bola serta visi bermain yang ia miliki dapat memperkaya variasi serangan skuad Garuda Nusantara di Piala Asia nanti.
Piala Asia U-20 2027 sendiri direncanakan bergulir di China mulai 24 Maret hingga 10 April 2027. Sebagai informasi, turnamen ini menjadi ajang bergengsi bagi talenta muda Benua Kuning untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi level dunia yang lebih tinggi.
Tugas Nova Arianto kini adalah memadukan kedalaman skuad antara pemain yang ada dengan tambahan tenaga baru ini. Harmonisasi di lapangan menjadi kunci utama agar target yang dicanangkan bisa tercapai saat berlaga di China nanti.
Kesiapan fisik dan mental akan terus dipantau selama masa persiapan yang tersisa. Dukungan penuh dari PSSI serta pemantauan konsisten terhadap performa para pemain di klub masing-masing menjadi langkah konkret menjaga kualitas tim.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor












