Google Meet Perluas Fitur Terjemahan Bahasa Real-Time Hingga 63 Bahasa

Layanan konferensi video Google Meet secara resmi memperluas kemampuan fitur terjemahan real-time hingga mencakup 63 bahasa dari berbagai belahan dunia. Pengembangan fitur terjemahan real-time Google Meet ini dirancang untuk mendeteksi sekaligus menerjemahkan percakapan secara langsung selama rapat berlangsung.
Langkah raksasa teknologi asal Mountain View tersebut menyasar kebutuhan komunikasi lintas batas yang terus meningkat di era kerja jarak jauh.
Melalui pembaruan ini, pengguna tidak lagi terbatas pada beberapa bahasa utama saat berkomunikasi dengan mitra internasional. Sistem kecerdasan buatan terintegrasi akan memproses suara pembicara, lalu menampilkan teks terjemahan pada layar dalam hitungan detik. Keakuratan transkripsi otomatis ini diklaim mengalami peningkatan signifikan berkat penyesuaian model bahasa terbaru.
Kehadiran dukungan 63 bahasa ini membuka peluang besar bagi para profesional dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Pekerja lokal kini dapat berinteraksi lebih mudah dengan klien asing tanpa terkendala hambatan bahasa yang kerap menjadi ganjalan.
"Kemampuan memahami konteks bahasa secara langsung menjadi kunci utama dalam kolaborasi global masa kini," ungkap tim pengembang Google dalam keterangan resminya.
Secara teknis, fitur ini bekerja dengan memindai audio masuk dan mencocokkannya dengan basis data linguistik milik Google. Pengguna cukup mengaktifkan teks otomatis pada menu pengaturan rapat, lalu memilih bahasa asal dan bahasa tujuan terjemahan. Dalam hitungan detik, kalimat yang diucapkan pembicara akan muncul dalam bentuk teks terjemahan di bagian bawah layar.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor









