Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Alberto Aquilani Mencari Solusi Pertahanan

Performa Sassuolo di Serie A musim 2026/2027 menunjukkan penurunan signifikan dalam tiga pertandingan terakhir.
Tim berjuluk Neroverdi tersebut kini menempati peringkat ke-13 dengan koleksi delapan poin dari tujuh laga yang telah dimainkan. Posisi ini membuat pelatih Alberto Aquilani harus segera memutar otak untuk memperbaiki kerapuhan di lini belakang.
Masalah utama Sassuolo muncul seiring absennya bek andalan asal Indonesia, Jay Idzes. Pemain berusia 26 tahun tersebut harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera otot paha kiri atau hamstring yang ia derita.
Absennya Idzes berbanding lurus dengan merosotnya catatan poin tim. Sassuolo hanya mampu meraih satu poin dari tiga pertandingan terakhir saat sang kapten tim nasional Indonesia tersebut absen.
Data statistik menunjukkan perbedaan mencolok saat Idzes bermain. Sassuolo berhasil mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga ketika bek tersebut mengawal pertahanan, termasuk kemenangan impresif atas Juventus dengan skor 3-2.
Sassuolo News menyebutkan bahwa kehadiran Idzes memberikan dampak lebih dari sekadar aksi individu di lapangan. Ia dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang tajam serta jiwa kepemimpinan yang mampu mengoordinasi barisan belakang saat membangun serangan dari area pertahanan sendiri.
Strategi membangun serangan dari area belakang sendiri yang diterapkan Aquilani memiliki tingkat risiko tinggi. Tanpa kehadiran Idzes, sistem tersebut kerap menjadi celah yang dimanfaatkan oleh tim lawan.
Cedera quadriceps tingkat sedang ini diperkirakan memaksa Idzes absen selama satu bulan ke depan. Sang pemain kemungkinan besar baru bisa kembali memperkuat Sassuolo saat menghadapi Genoa pada 22 November nanti.
Hingga waktu tersebut tiba, Idzes dipastikan melewatkan laga penting melawan klub-klub besar, termasuk Lazio dan AS Roma. Tantangan terdekat yang menanti Aquilani adalah laga tandang ke markas Como 1907 pada Sabtu, 24 Oktober mendatang.
Absennya pemain kunci sering kali menjadi tolok ukur seberapa besar peran seseorang terhadap keseimbangan tim secara keseluruhan. Fokus tim medis saat ini adalah memastikan pemulihan sang bek berjalan optimal tanpa harus dipaksakan agar tidak mengalami kekambuhan di masa depan.
Kehadiran pemain dengan profil seperti Idzes di Serie A juga membawa dampak positif bagi citra pesepak bola Indonesia di level kompetisi tertinggi Eropa. Meski saat ini harus menepi, pengalamannya diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi Neroverdi setelah kondisinya dinyatakan pulih sepenuhnya oleh tim dokter.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













