Hati-hati, 5 Jenis Suplemen Harian Ini Sering Ganggu Kelancaran Buang Air Besar

Konsumsi suplemen harian sering menjadi pemicu gangguan jadwal buang air besar (BAB) yang kurang disadari. Meskipun efektif memenuhi kebutuhan nutrisi, suplemen tertentu dapat memperlambat gerakan usus atau justru mempercepat reaksi saluran pencernaan.
Magnesium kerap diandalkan untuk menunjang produksi energi, kesehatan tulang, fungsi jantung, kualitas tidur, hingga mencegah migrain dan sindrom kaki gelisah. Dokter Shilpa Mehra Dang, spesialis gastroenterologi dan penyakit dalam, mengonfirmasi manfaat tersebut.
"Magnesium umumnya dikonsumsi untuk membantu tidur, mencegah migrain, dan mengatasi sindrom kaki gelisah," ungkap dr. Shilpa Mehra Dang.
Namun, konsumsi magnesium secara rutin berpotensi mengacaukan jadwal ke toilet karena sifatnya sebagai pencahar. Ahli diet Julie Balsamo menjelaskan bahwa magnesium menarik air ke dalam usus besar.
Meski dapat meredakan sembelit dalam dosis kecil, suplemen ini bisa memicu feses menjadi terlalu lembek. Penggunaan magnesium sitrat dan magnesium oksida dosis tinggi sebaiknya dihindari guna mencegah diare, mengingat jenis magnesium ini memiliki efek laksatif yang kuat dan dapat mempercepat pergerakan usus secara berlebihan.
Di sisi lain, suplemen zat besi yang biasa diresepkan untuk penderita anemia justru sering memicu masalah perut yang signifikan. Dokter Ritu Nahar, spesialis gastroenterologi, membeberkan dampaknya terhadap pergerakan usus.
"Suplemen ini bisa memicu sembelit dengan memperlambat pergerakan usus dan membuat feses menjadi lebih keras, terutama jika tidak diimbangi dengan cairan atau serat yang cukup," jelas dr. Ritu Nahar.
Pemilihan jenis zat besi yang ramah di perut, seperti ferrous bisglycinate, menjadi opsi pencegahan yang patut dipertimbangkan demi mengurangi iritasi pada saluran pencernaan. Mengonsumsinya bersama makanan atau membaginya ke dalam dosis kecil sepanjang hari juga efektif mencegah sembelit, membantu tubuh mencerna zat besi dengan lebih optimal tanpa membebani sistem pencernaan.
Kalsium memegang peranan vital dalam menjaga kekuatan tulang, kontraksi otot, dan pembekuan darah, menjadikannya mineral esensial bagi tubuh. Namun, konsumsi suplemen kalsium dosis tinggi tanpa diimbangi cairan dan serat yang cukup dapat mengganggu kelancaran pencernaan secara drastis, memicu berbagai masalah usus.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor














