
Abstract, sebuah jaringan layer-2 di ekosistem Ethereum yang dikembangkan oleh perusahaan induk Pudgy Penguins, Igloo Inc., memutuskan untuk menghentikan seluruh operasionalnya.
Keputusan tersebut diambil setelah pihak pengembang menghadapi kesulitan besar dalam memperluas jangkauan jaringan di luar ceruk pasar kripto konsumen. Mereka menyatakan bahwa operasional jaringan tidak lagi berkelanjutan secara finansial.
Tim pengembang menyampaikan pengumuman resmi melalui platform X bahwa jaringan akan dinonaktifkan sepenuhnya pada tanggal 15 Desember mendatang. Seluruh pengguna diminta segera memindahkan aset mereka dari jaringan tersebut sebelum tenggat waktu berakhir.
Proses migrasi dapat dilakukan melalui platform Migration Hub atau jembatan bawaan jaringan yang memiliki jeda waktu pemrosesan selama tiga jam. Pihak pengembang menegaskan bahwa dana yang tertinggal di jaringan setelah tanggal tersebut tidak akan bisa ditarik kembali oleh pemiliknya.
Jaringan layer-2 sendiri adalah protokol sekunder yang dibangun di atas blockchain utama seperti Ethereum untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan mengurangi biaya. Teknologi yang digunakan Abstract adalah ZK-rollup, sebuah metode kriptografi yang memproses transaksi secara massal di luar rantai utama untuk efisiensi.
Dalam keterangan tertulisnya, tim Abstract menjelaskan bahwa pertumbuhan jaringan terhambat oleh ekosistem DeFi yang terbatas. Rendahnya likuiditas di dalam jaringan serta kurangnya adopsi dari kalangan institusi keuangan menjadi faktor pemicu utama kegagalan model bisnis ini.
Mereka mengakui bahwa fokus eksklusif pada kripto konsumen ternyata tidak cukup kuat untuk menopang keberlangsungan sebuah blockchain mandiri. Anggaran operasional yang jauh lebih kecil dibandingkan pesaing juga memperburuk posisi tawar Abstract di pasar.
Meski akan tutup, catatan statistik mereka cukup mencolok dengan pemrosesan lebih dari 325 juta transaksi. Volume perdagangan di bursa terdesentralisasi mencapai angka 6 miliar dolar AS, atau sekitar Rp94,5 triliun, dengan pendapatan ekosistem melampaui 40 juta dolar AS.
Pengguna tercatat telah membuat lebih dari 4 juta dompet digital global. Bahkan, merek-merek ternama seperti Red Bull Racing dan Disney sempat memanfaatkan infrastruktur ini untuk menjangkau audiens melalui aset digital.
Pudgy Penguins awalnya merancang Abstract sebagai wadah untuk aplikasi kripto yang ramah bagi pengguna awam. Ambisi utamanya adalah mereplikasi kesuksesan pemasaran mainan fisik dan konten media sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama merek tersebut.
Berita penutupan ini menjadikan Abstract sebagai jaringan layer-2 kedua yang gulung tikar dalam kurun waktu satu pekan terakhir. Sebelumnya, jaringan Blast yang didukung firma modal ventura Paradigm juga mengumumkan rencana serupa karena biaya operasional yang melampaui pendapatan.
Di tengah proses penutupan ini, tim pengembang memberikan peringatan keras kepada komunitas. Mereka meminta pengguna untuk mewaspadai pihak yang berpura-pura menjadi representasi proyek, termasuk situs migrasi palsu serta pesan langsung yang menjanjikan bantuan bantuan teknis.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor