Jersey Terakhir Lionel Messi di Timnas Argentina Berpotensi Jadi Barang Koleksi Mewah

Lionel Messi bersiap menghadapi momen emosional saat Timnas Argentina berhadapan dengan Benin di Estadio Monumental pada Rabu, 7 Oktober mendatang. Laga tersebut dikonfirmasi sebagai penampilan internasional terakhir La Pulga bersama Albiceleste.
Pertandingan ini menyedot perhatian dunia bukan hanya karena faktor perpisahan sang kapten. Jersey edisi khusus yang akan dikenakan Messi diyakini memiliki nilai historis dan finansial yang luar biasa besar bagi para kolektor.
Benin, tim asal Afrika Barat, hadir sebagai lawan simbolis dalam laga penghormatan bagi peraih delapan trofi Ballon d'Or tersebut. Meskipun lawan tidak sekuat tim elit Eropa, atmosfer di Buenos Aires dipastikan akan sangat bergejolak untuk melepas kepergian sang legenda.
Analisis pasar memorabilia menunjukkan bahwa seragam pertandingan terakhir pemain berstatus ikon global jarang sekali tersedia di pasar terbuka. Biasanya, jersey tersebut berpindah tangan langsung antar pemain di lorong ganti segera setelah peluit panjang dibunyikan.
Doug Bierton, pendiri Classic Football Shirts, menyatakan bahwa mendapatkan jersey ini akan menjadi tantangan besar bagi kolektor mana pun. Hal ini disebabkan oleh tingginya nilai sentimen yang melekat pada barang tersebut, apalagi setelah Messi membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.
Bierton menyejajarkan potensi nilai ekonomi jersey terakhir Messi dengan seragam legendaris milik Diego Maradona saat mencetak gol Tangan Tuhan pada 1986. Sebagai gambaran, jersey Maradona tersebut terjual dalam lelang dengan harga 7,1 juta Poundsterling atau sekitar Rp142 miliar pada tahun 2022.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509683/original/007030900_1771743691-Thomas_Muller.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361386/original/062885200_1790718452-spanyol.jpg)












