Jika Dia Memilih Mempermainkan Hatimu, Lepaskan Saja dan Biarkan Semesta Bekerja

Rasanya capek banget ya, pura-pura ketawa padahal kamu tahu persis kalau selama ini cuma dijadikan pilihan cadangan saat dia bosan.
Wajar kok kalau sekarang kamu merasa bodoh karena sudah bertahan sekuat ini demi orang yang menganggap perasaanmu cuma mainan. Kamu tidak sendirian dalam kebodohan yang manis ini, karena kita semua pernah rela menutup mata hanya demi menjaga senyum seseorang. Tapi mencintai dengan tulus itu bukan dosa, jadi tolong berhenti menyalahkan dirimu sendiri malam ini.
Kamu Nggak Salah, Kok
Dia mungkin berpikir dia menang karena berhasil membuatmu berlutut memohon perhatiannya.
Tapi sebenarnya, dia hanya sedang menabung luka yang suatu hari nanti harus dia bayar sendiri dengan rasa sakit yang sama. Saat dia tertawa di atas air matamu sekarang, dia lupa kalau roda kehidupan itu tidak pernah berhenti berputar.
Mempermainkan hati seseorang yang tulus itu seperti melempar bumerang ke arah angin badai. Kamu merasa lemparanmu jauh dan hebat, tapi kamu tidak pernah tahu kapan benda tajam itu akan berbalik arah dan merobek dadamu sendiri. Dan saat hari itu tiba, dia tidak akan punya hak untuk marah atau menangis meminta belas kasihan.
Semua Ada Tanggal Mainnya
Kamu tidak perlu repot membalas dendam.
Biarkan semesta yang melakukan tugasnya dengan cara yang paling sunyi namun tepat sasaran. Fokusmu sekarang adalah merawat hatimu yang memar, bukan sibuk merencanakan bagaimana cara membuat dia merasakan perih yang sama.
Pulanglah ke Hatimu Sendiri
Ketulusanmu yang disia-siakan itu tidak pernah hilang gunanya, karena ia sedang menyaring siapa saja yang layak tinggal di hidupmu nanti. Suatu hari nanti, kamu akan bersyukur karena pernah dilepaskan oleh orang yang salah demi menyambut dia yang tahu cara memeluk sebuah hati yang utuh. Jadi, basuh mukamu, tidur yang nyenyak, dan biarkan karma menyelesaikan bagiannya sementara kamu mulai belajar mencintai dirimu kembali.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor










