Jika Memang Kamu Tidak Berniat Untuk Tinggal, Jangan Pernah Berani Membuka Pintu Hati Orang Lain

Kamu pasti pernah merasakan rasanya menunggu pesan yang tak kunjung datang, padahal dia sendiri yang bilang kalau dia bakal selalu ada buat kamu. Rasanya seperti menahan napas di bawah air, menunggu seseorang menarikmu ke permukaan, padahal dia sendiri yang menjatuhkanmu ke sana.
Kamu tidak sendirian kok. Banyak dari kita yang pernah duduk di posisi ini, menatap layar ponsel dan mencoba mencari logika di balik tindakan orang yang justru tidak punya logika sama sekali. Wajar kalau kamu merasa marah, bingung, bahkan sedikit merasa bodoh karena pernah percaya.
Jangan Tebar Harapan Kalau Hanya Untuk Pergi
Dia datang dengan segala kemanisan yang terasa terlalu nyata untuk dilewatkan. Dia bilang ada benih perasaan yang tumbuh sejak pertama kali kita bertemu, lalu kita mulai percaya bahwa ini adalah awal dari sesuatu yang indah.













