Kalau Dia Memang Baik Untukku, Semoga Tuhan Dekatkan. Kalau Tidak, Semoga Dijauhkan Dengan Anggun

Duduk di kafe ini rasanya agak aneh. Kopi dingin, suara orang ngobrol campur aduk sama musik indie yang pelan. Kita baru aja ngomongin soal 'dia' yang dulu rasanya penting banget, sekarang entah di mana, entah jadi siapa.
Kadang, kamu tuh kayak punya rencana besar tentang seseorang. Membayangkan masa depan, membangun dunia kecil di kepala. Lalu, tiba-tiba saja semuanya berantakan, atau… lebih tepatnya, tidak pernah benar-benar jadi.












