Jika Tuhan Mengambil Sesuatu yang Kamu Pikir Tidak Akan Pernah Hilang, Mungkin Itu Cara-Nya Melindungimu

Rasanya seperti ada bagian dari dirimu yang ikut tercabut paksa. Kamu sudah menggenggamnya erat, menjaganya tetap hangat, dan percaya kalau dia akan ada di sana sampai hari tua nanti.
Tapi ternyata dunia punya rencana lain yang tidak mau kompromi. Kamu tidak sendirian, dan perasaan sesak di dada itu sangat manusiawi karena kehilangan memang bukan hal yang mudah untuk dipelajari.
Jangan Salahkan Diri Sendiri Dulu
Kamu mungkin terus mengulang rekaman kejadian di kepala. Mencari celah di mana kamu salah, di mana kamu kurang berusaha, sampai kamu merasa dirimu adalah penyebab semua ini hancur berantakan.
Padahal terkadang, kehilangan bukan berarti kamu gagal atau tidak berharga. Ada hal-hal yang memang harus pergi supaya tanganmu bisa kosong untuk menerima sesuatu yang jauh lebih baik di masa depan.
Tuhan Tahu Mana yang Layak
Kita sering menangis hanya karena sebuah mainan rusak, padahal Dia sudah menyiapkan hadiah yang jauh lebih besar di lemari. Kamu memang belum bisa melihatnya sekarang karena matamu masih basah oleh air mata.
Tuhan bukan ingin membuatmu menderita dengan mengambil apa yang kamu cintai. Dia hanya sedang membersihkan jalan supaya kamu tidak lagi memeluk sesuatu yang sebenarnya hanya memberimu luka, bukan bahagia.
Sesuatu yang Baru Segera Datang
Coba tarik napas dalam sekali lagi, pelan saja. Kamu tidak sedang ditinggalkan sendirian di tengah jalan tanpa arah, kamu sedang dipersiapkan untuk babak selanjutnya yang lebih tenang.
Percayalah, saat waktunya tepat nanti, kamu akan menoleh ke belakang dan tersenyum tipis. Kamu akan sadar bahwa kehilangan yang paling menyakitkan itu adalah jembatan menuju tempat yang seharusnya kamu tuju sejak lama.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor










