Kadang Godaan di Luar Memang Kelihatan Lebih Indah, tapi Setia Itu Jauh Lebih Menenangkan

Kenapa ya, godaan untuk lari ke orang lain itu selalu kelihatan jauh lebih menyenangkan daripada bertahan?
Wajar kok kalau sesekali matamu jelalatan atau mendadak merasa bosan setengah mati sama pasanganmu yang sekarang. Kita semua manusia biasa, punya rasa jenuh, dan rumput tetangga memang sering kali kelihatan jauh lebih hijau segar.
Selingkuh Memang Kelihatan Lebih Indah
Namanya juga godaan, ya pasti dikemasnya pakai bungkus yang manis dan bikin penasaran setengah mati. Kalau sejak awal rasanya bikin pusing dan penuh air mata, itu namanya bukan godaan tapi ujian hidup. Jadi jangan heran kalau si orang baru ini rasanya lebih pengertian, lebih wangi, dan lebih segalanya dibanding pacarmu di rumah.
Tapi itu semua cuma ilusi sesaat.
Begitu kamu melangkah masuk ke sana, rasanya tidak akan seindah bayanganmu yang liar itu. Kamu cuma sedang menukar ketenangan jangka panjang dengan kesenangan murah yang umurnya tidak sampai seminggu.
Kamu Sedang Menyelamatkan Banyak Hati
Menjadi lelaki yang memilih untuk setia di tengah gempuran wanita lain itu sebenarnya sebuah tindakan heroik yang sunyi. Saat kamu memutuskan menutup mata dari godaan, kamu tidak cuma sedang menjaga perasaan wanitamu yang tulus di rumah. Kamu juga sedang menyelamatkan harga diri perempuan lain di luar sana agar tidak terseret dalam cap yang buruk.
Kesetiaan itu bukan tanda kamu lemah.
Justru itu adalah bukti kalau kamu punya kendali penuh atas nafsu dan ego liarmu sendiri. Lelaki yang kuat adalah dia yang tahu kapan harus berhenti melirik, meski yang melintas di depannya begitu menarik perhatian.
Kalau Bosan, Bilang Saja
Kalau memang hatimu sudah tidak ada lagi di sana, tolong selesaikan semuanya dengan jantan dan jujur. Jangan jadi pengecut yang bermain di belakang hanya karena kamu takut kesepian setelah putus. Bilang saja kalau kamu sudah lelah, karena jujur yang menyakitkan masih jauh lebih baik daripada kebohongan manis yang merusak mental.
Selingkuh itu meninggalkan luka dalam.
Kamu mungkin merasa bebas sekarang, tapi ingatan tentang pengkhianatan itu akan terus menghantui caramu memperlakukan orang lain nanti. Hidup ini punya cara sendiri untuk mengembalikan rasa sakit yang pernah kamu tabur ke orang lain.
Jadi, yuk pelan-pelan belajar menghargai apa yang sudah ada di genggamanmu sekarang. Dia yang menemanimu dari bawah, yang tahu buruknya kamu tapi tetap memilih bertahan, jauh lebih berharga daripada ratusan godaan indah yang lewat di luar sana.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













