Kalau Kamu Cuma Mengandalkan Manisnya Wajah Buat Mengikat Dia, Jangan Kaget Kalau Kamu Dibuang Saat Dia Bosan

Kamu pernah merasa menang banget karena berhasil bikin dia jatuh hati cuma lewat sekali tebar pesona atau postingan foto yang estetik. Rasanya seperti baru saja memenangkan lotre, padahal kamu sebenarnya cuma sedang masuk ke jebakan yang kamu buat sendiri.
Wajar kalau kamu merasa senang saat diinginkan. Siapa sih yang tidak suka merasa jadi yang paling cantik atau paling menarik perhatian di ruangan itu.
Jangan Cepat Bangga Dulu
Dia mungkin bilang kamu segalanya saat dia sedang tergila-gila dengan parasmu. Tapi ingat, ketertarikan yang cuma dibangun di atas permukaan kulit itu punya tanggal kedaluwarsa yang sangat cepat.
Ketika kamu memakai kecantikan sebagai satu-satunya umpan untuk menarik lawan jenis, kamu sebenarnya sedang menaruh harga dirimu di atas etalase murah. Begitu barangnya tidak lagi terlihat baru atau ada yang lebih berkilau di luar sana, dia akan pergi tanpa rasa sesal.
Bukan karena kamu kurang cantik, tapi karena kamu lupa menunjukkan sisi lain yang seharusnya membuat dia bertahan lebih lama. Kamu terlalu sibuk memoles tampilan sampai lupa membangun koneksi yang nyata.
Bukan Dia yang Jahat
Lalu dia pergi dan kamu merasa hancur berkeping-keping. Kamu mulai menyalahkan takdir atau mengutuk semua laki-laki yang dianggap tidak bertanggung jawab karena tega membuangmu setelah mendapatkan apa yang mereka mau.
Padahal, coba tarik napas sebentar dan jujur pada dirimu sendiri. Hubungan itu tidak akan pernah bisa kokoh kalau pondasinya cuma rasa penasaran sesaat. Kamu merasa tertipu, padahal kamu yang sedari awal menawarkan topeng sebagai jaminan hubungan itu.
Kamu Lebih Berharga dari Itu
Mulai sekarang, cobalah untuk berhenti menjadikan wajah atau tubuhmu sebagai alat tukar untuk perhatian. Kamu itu manusia, bukan pajangan yang cuma butuh dipoles supaya laku dijual.
Laki-laki yang punya isi kepala yang baik tidak akan memilih pasangan hanya karena kecantikan fisiknya saja. Mereka mencari teman bicara, rekan diskusi, dan seseorang yang punya prinsip yang tidak akan luntur meski usia bertambah.
Kalau nanti dia pergi, biarkan saja. Kamu sebenarnya sedang diselamatkan dari hubungan yang memang tidak pernah punya masa depan sejak awal. Fokuslah pada dirimu sendiri sampai kamu merasa cukup, karena saat kamu sadar betapa berharganya dirimu, kamu tidak akan lagi sudi mengemis perhatian dengan cara yang dangkal.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor











