Kantor Baru Diresmikan, PKB Kabupaten Malang Target Menang di Pemilu 2029

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang memasuki fase baru dalam penguatan organisasi. Kantor DPC PKB Kabupaten Malang, Graha Gus Dur, dan Masjid Al Iskandariah di Kepanjen resmi diresmikan, Sabtu (8/8/2026).
Peresmian dilakukan Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar. Kehadiran kompleks baru tersebut bukan hanya menandai rampungnya pembangunan fasilitas organisasi, tetapi juga menjadi momentum bagi PKB Kabupaten Malang untuk meningkatkan konsolidasi kader, memperkuat kelembagaan, serta memperluas pengabdian kepada masyarakat.
Dengan fasilitas yang lebih representatif, DPC PKB Kabupaten Malang kini memiliki ruang yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas organisasi, mulai dari konsolidasi kepengurusan, kaderisasi, pendidikan politik, diskusi kebangsaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar mengingatkan jajaran PKB Kabupaten Malang agar keberadaan gedung baru tersebut benar-benar diikuti dengan aktivitas organisasi yang produktif.
Menurutnya, sebuah kantor partai tidak cukup hanya memiliki bangunan yang bagus dan representatif. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana fasilitas tersebut dihidupkan dengan kegiatan yang memiliki manfaat nyata.
“Dengan kantor DPC PKB dan Graha Gus Dur ini, tentu saya berharap ini bukan sekadar simbol, tetapi betul-betul bisa membawa kepada fungsi dan pemanfaatan substantif. Kantor itu hanya menjadi simbol kalau tidak dimanfaatkan dengan baik dan tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan yang substantif,” tegas Abdul Halim.
Pesan tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi jajaran PKB Kabupaten Malang untuk menjadikan kantor baru sebagai pusat aktivitas organisasi yang mampu melahirkan gagasan, memperkuat kader, dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H. Kholiq mengatakan pembangunan dan renovasi Kantor DPC PKB Kabupaten Malang serta pembangunan Masjid Al Iskandariah telah dimulai sejak awal 2024.
Menurut Kholiq, pembangunan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan ruang organisasi yang lebih layak sekaligus membangun tradisi baru dalam menjalankan aktivitas kepartaian.
Kehadiran masjid di lingkungan kantor DPC, kata dia, memiliki makna penting. Para kader dan pengurus diharapkan tidak hanya memiliki orientasi kuat dalam kerja-kerja politik, tetapi juga tetap menjaga hubungan spiritual dengan Allah SWT.
“Harapannya, kantor dan masjid baru di DPC PKB ini juga menjadikan kader maupun pengurus yang juga ada di Fraksi PKB tetap seimbang. Tidak hanya sibuk memikirkan politik dan dapilnya, tetapi juga hubungannya dengan Allah SWT, hablum minallah,” ujar Kholiq yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang.
Bagi Kholiq, politik tidak semestinya hanya dipahami sebagai perebutan kekuasaan. Politik harus ditempatkan sebagai instrumen untuk menghadirkan kemanfaatan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Karena itu, amanah politik harus selalu dibarengi dengan integritas, tanggung jawab dan komitmen pengabdian. Semakin besar posisi yang diberikan kepada seorang kader, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dijalankan.
Baca juga tulisan lainnya dari Misbahul Amin
Penulis: Misbahul Amin
Editor: Beritana Editor










