Manajemen Menit Bermain Lamine Yamal Jelang Spanyol Vs Kroasia di UEFA Nations League
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361386/original/062885200_1790718452-spanyol.jpg)
Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, kini menerapkan kebijakan ketat terkait menit bermain bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Keputusan tersebut diambil guna menjaga kebugaran sang pemain menjelang laga kontra Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League pada Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.
Yamal menjadi sorotan publik setelah tampil impresif dengan mencetak empat gol dari tiga pertandingan terakhir.
Catatan gol tersebut ia torehkan saat melawan Inggris, Kroasia, serta Republik Ceska dalam durasi waktu yang tergolong singkat sejak laga dimulai. Konsistensi penampilannya membantu La Furia Roja, julukan timnas Spanyol, menduduki posisi puncak klasemen dengan rekor kemenangan sempurna.
De la Fuente sadar betul akan risiko kelelahan mengingat padatnya jadwal pertandingan internasional kali ini.
Ia telah menetapkan batasan bagi seluruh pemain agar tidak tampil melebihi 270 menit dari total empat pertandingan yang dijadwalkan. Kebijakan ini sekaligus memberikan napas lega bagi Barcelona yang sangat membutuhkan tenaga Yamal untuk kompetisi domestik, termasuk laga El Clasico melawan Real Madrid pada 25 Oktober mendatang.
Sejauh ini, Yamal telah mengumpulkan durasi bermain yang setara dengan dua laga penuh plus satu babak. Ia tampil selama 90 menit penuh saat Spanyol menaklukkan Inggris di Wembley, kemudian bermain 68 menit kontra Kroasia, dan hanya tampil satu babak ketika menghadapi Republik Ceska.
Sang pelatih mengakui bahwa pemain berusia 19 tahun tersebut memiliki hasrat besar untuk terus berada di lapangan.
De la Fuente menyebut sifat kompetitif Yamal sebagai sebuah aset sekaligus tantangan bagi tim pelatih dalam mengambil keputusan medis. Meskipun kondisi fisik sang pemain saat ini sangat prima, keputusan untuk melakukan rotasi tetap akan diprioritaskan demi keberlangsungan karier jangka panjangnya.
Di sisi lain, kubu Kroasia sedang berada dalam situasi sulit setelah menderita kekalahan telak 0-7 dari Inggris.
Kapten tim, Luka Modric, secara terbuka mengakui bahwa performa timnya dalam laga tersebut jauh dari ekspektasi. Pertandingan melawan Spanyol nanti akan menjadi ajang pembuktian bagi skuad asuhan Zlatko Dalic untuk memulihkan kehormatan mereka di hadapan para pendukung.
Spanyol sendiri berambisi mempertahankan tren positif mereka untuk mengamankan posisi di fase gugur UEFA Nations League. Sementara itu, penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan apakah efisiensi rotasi pemain yang diterapkan De la Fuente akan berbuah hasil manis di lapangan hijau.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509683/original/007030900_1771743691-Thomas_Muller.jpg)











