Michael Carrick Murka atas Penjelasan VAR terkait Gol Erling Haaland dalam Derby Manchester

Manajer Manchester United, Michael Carrick, secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan VAR yang mengesahkan gol Erling Haaland. Keputusan kontroversial ini menjadi faktor penentu kekalahan 0-1 timnya dari Manchester City dalam Derby Manchester yang berlangsung sengit pada Minggu (13/9).
Carrick menyatakan sangat prihatin setelah gol penyerang Manchester City itu tetap disahkan, meskipun gelandang Enzo Fernandez berada dalam posisi offside dan dinilai tidak memengaruhi permainan.
Gol kemenangan tersebut tercipta setelah bola hasil umpan silang sekaligus tembakan Josko Gvardiol berubah arah menuju tiang jauh gawang Manchester United. Haaland, penyerang asal Norwegia itu, kemudian dengan mudah menyelesaikannya untuk membawa Manchester City unggul.
Insiden gol ini sempat memicu perdebatan panjang dan awalnya dianulir karena dugaan offside. Namun, setelah pemeriksaan VAR (Video Assistant Referee) yang memakan waktu cukup lama, wasit memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut berdasarkan temuan bahwa Patrick Dorgu membuat Haaland berada dalam posisi onside.
Meskipun Manchester City harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Phil Foden diganjar kartu merah akibat tindakan kekerasan terhadap Bruno Fernandes, Manchester United tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Mereka gagal mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan, sementara City mempertahankan rekor 100 persen pada awal musim.
Carrick secara tegas menyatakan kebingungannya terhadap alasan di balik pengesahan gol Haaland. Menurutnya, keberadaan Enzo Fernandez di area permainan seharusnya menjadi pertimbangan krusial, mengingat sang pemain berada di antara Lisandro Martinez dan Haaland saat bola datang.
Fernandez bahkan terlihat jelas bergerak ke arah bola, pada saat Lisandro Martinez berusaha melakukan sundulan sambil menjatuhkan diri untuk menghalau. Penjelasan bahwa Fernandez tidak memengaruhi permainan justru memperkeruh suasana dan membuatnya semakin sulit menerima keputusan tersebut.
“Saya bingung, bahkan lebih dari sekadar bingung,” ujar Carrick dengan nada frustrasi. Ia menambahkan, “Kita sudah memiliki berbagai perangkat untuk membantu keputusan wasit; ada layar, ada wasit di ruangan. Yang lebih mengkhawatirkan adalah jika itu memang interpretasi terhadap permainan sepak bola.”
Mantan gelandang Manchester United itu mempertanyakan pemahaman dasar tentang aturan permainan. “Jika kita memiliki orang-orang yang seharusnya memahami permainan sepak bola, apakah [tindakan Fernandez] tidak mengganggu permainan atau tidak memengaruhi sebuah serangan, ketika dia melemparkan tubuhnya ke arah bola dengan seorang bek berada di sampingnya, itu sangat mengkhawatirkan bagi saya jika memang seperti itu cara situasi tersebut ditafsirkan,” lanjut Carrick.
Carrick menilai keputusan awal untuk mengesahkan gol Haaland sudah sulit dicerna. Ia semakin terkejut dan kecewa setelah mendengar alasan yang diberikan terkait posisi Fernandez dan pengaruhnya terhadap jalannya serangan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Manchester United tidak mampu menyamakan kedudukan, dan kekalahan ini menandai kegagalan lain bagi tim asuhan Carrick dalam derby yang berlangsung di Old Trafford.
“Ini keputusan yang sungguh mengejutkan. Saya tidak bisa memahaminya ketika melihatnya, lalu penjelasannya justru membuatnya semakin buruk,” tegas Carrick.
Ia melanjutkan, “Penjelasannya adalah bahwa dia tidak mengganggu permainan. Luar biasa.”
Meskipun mengakui dampak besar keputusan ini terhadap pertandingan krusial, Carrick mencoba melihat ke depan. “Ini tidak akan mengubah satu musim, tetapi dampaknya terhadap pertandingan sangat besar dan ini adalah pertandingan yang sangat penting,” pungkasnya.
“Musim masih panjang, kami harus kembali memenangkan pertandingan sepak bola, itu tanggung jawab kami, tetapi keputusan itu bukan kesalahan kami hari ini,” tutup Carrick, menekankan perlunya fokus kembali pada performa tim.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








