Olympique Lyon Pertimbangkan Permanenkan Lois Openda dari Juventus

Olympique Lyon kini tengah mengevaluasi peluang untuk mempermanenkan status penyerang Lois Openda yang dipinjam dari Juventus. Keinginan klub Prancis tersebut muncul sebagai respons atas kontribusi sang pemain di lapangan hijau sejak kedatangannya.
Status Openda di Lyon saat ini hanyalah pinjaman murni tanpa adanya klausul opsi pembelian di akhir masa kontrak. Ketiadaan opsi tersebut memaksa manajemen Les Gones harus menempuh jalur negosiasi baru jika ingin mengamankan tanda tangan penyerang asal Belgia itu secara permanen.
Biaya peminjaman Openda sendiri ditaksir mencapai angka 3 juta euro hingga 3,5 juta euro, setara dengan kisaran Rp50 miliar hingga Rp59 miliar. Angka tersebut menjadi investasi awal bagi klub yang berbasis di Stadion Groupama ini.
Keputusan akhir mengenai transfer ini sangat dipengaruhi oleh performa Lyon di kompetisi domestik Ligue 1 musim ini. Keberhasilan mengamankan tiket menuju Liga Champions menjadi variabel penentu utama bagi kelangsungan kesepakatan tersebut.
Sacha Tavolieri, jurnalis yang mengikuti dinamika sepak bola Franco-Belgia, memberikan pandangannya terkait situasi ini. Menurutnya, skenario pembelian permanen hanya akan ditempuh apabila target olahraga tim tercapai sepenuhnya.
Dalam sembilan penampilan pertamanya, Openda telah mencatatkan dua gol dan satu assist untuk Lyon. Performa tersebut cukup krusial bagi tim yang saat ini bertengger di posisi kedua klasemen sementara, hanya berselisih dua poin dari pemuncak klasemen AS Monaco.
Sebelum merumput di Prancis, karier Openda di Juventus sempat menemui hambatan besar. Didatangkan dari RB Leipzig dengan biaya 3,3 juta euro atau sekitar Rp55 miliar, sang pemain gagal memenuhi ekspektasi di Turin setelah hanya mencetak dua gol dari 34 pertandingan.
Statistik yang kurang memuaskan di Italia tersebut mendorong Juventus untuk meminjamkan sang pemain guna memulihkan ketajaman di depan gawang lawan. Lyon dipilih sebagai destinasi untuk memberikan ruang bagi Openda kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.
Secara historis, Openda memang pernah menunjukkan kualitas jempolan saat membela RC Lens dan RB Leipzig. Kemampuannya dalam melakukan transisi cepat di lini depan menjadi aset yang ingin dimaksimalkan Lyon musim ini.
Bagi Lyon, keberhasilan menembus Liga Champions akan memberikan pemasukan finansial tambahan yang dibutuhkan untuk melakukan investasi pemain permanen. Dengan kontrak pinjaman yang berlangsung hingga 30 Juni 2027, manajemen klub memiliki waktu yang cukup panjang untuk menimbang potensi sang penyerang sebelum membuat keputusan besar.
Kini, publik sepak bola Prancis menanti apakah Openda bisa membuktikan kelayakan dirinya untuk dipertahankan lebih lama. Ketajaman di sisa musim akan menjadi bukti nyata bagi Juventus dan Lyon mengenai masa depan sang pemain di kancah sepak bola Eropa.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367896/original/078151300_1791366398-messi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351094/original/086316900_1789639759-ramos.jpg)




