Kacamata Pintar XREAL Aura Resmi Meluncur dengan Dukungan Android XR

XREAL akhirnya mengumumkan harga resmi untuk kacamata berbasis Android XR pertama mereka, XREAL Aura.
Perangkat ini dibanderol mulai dari USD 1.279 atau sekitar Rp20,1 juta untuk model dasar dengan kapasitas memori 12GB dan penyimpanan 256GB. Angka tersebut berada di bawah ekspektasi pasar sebelumnya yang sempat memperkirakan harga di kisaran USD 1.500 atau setara Rp23,6 juta.
Sebagai informasi, XREAL Aura bukanlah perangkat realitas virtual atau VR tradisional yang menutup pandangan pengguna sepenuhnya. Kacamata ini menggunakan lensa transparan yang memungkinkan pengguna melihat konten digital sekaligus tetap terhubung dengan lingkungan sekitar tanpa memerlukan bantuan kamera eksternal.
Perangkat ini hadir sebagai jawaban atas keterbatasan model sebelumnya yang hanya mengandalkan koneksi USB-C dari perangkat lain seperti laptop atau ponsel. Kini, XREAL menyertakan unit kontrol terpisah yang berfungsi sebagai pusat daya sekaligus pemroses data dengan sistem operasi Android XR yang lebih bertenaga.
Strategi XREAL dalam menyematkan sistem operasi mandiri pada Aura dinilai sebagai peningkatan signifikan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus dan kaya fitur. Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa tidak ada perbedaan harga untuk opsi ukuran bingkai kacamata, baik untuk ukuran menengah maupun besar.
Bagi konsumen yang berminat, produsen membuka sistem pemesanan awal atau pre-order pada akhir bulan ini dengan syarat deposit prioritas sebesar USD 199 atau sekitar Rp3,1 juta. Uang muka tersebut nantinya akan dipotong dari total harga beli produk saat unit dikirimkan ke tangan pelanggan.
Gelombang pertama pengiriman perangkat dijadwalkan tiba sebelum musim liburan akhir tahun ini. Sementara itu, untuk pengiriman gelombang kedua, konsumen diperkirakan baru akan menerima produk tersebut pada awal tahun 2027 mendatang.
Kehadiran XREAL Aura menjadi penanda babak baru dalam persaingan perangkat kacamata pintar di pasar global yang semakin meminati teknologi realitas campuran. Dengan harga yang lebih kompetitif, perangkat ini mencoba menjembatani celah antara penggunaan produktivitas harian dan kebutuhan hiburan digital masa depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5097841/original/057022000_1737106153-Leny_Yoro.jpg)

