Ringg Voice AI India Raih Pendanaan Peak XV, Kuasai Otomatisasi

Startup Voice AI Ringg dari India baru saja mengamankan pendanaan $10 juta dari Peak XV Partners. Ini memperkuat posisi Ringg dalam mengembangkan solusi otomatisasi panggilan di pasar India.
Lebih dari 76% konsumen di India memilih berkomunikasi via telepon dengan bisnis, membuka peluang otomatisasi Voice AI. Ringg kini memproses 20 juta percobaan panggilan bulanan, optimis volume akan terus meningkat.
Pendanaan $10 juta ini ekstensi Seri A Ringg, menjadikan total Seri A $15.5 juta. Sebelumnya terkumpul $5.5 juta. Suntikan dana Peak XV ini menegaskan kepercayaan investor.
Baca Juga:
- SpaceX Siapkan Starbase Kedua di Louisiana: Mega Investasi $100 Miliar
- Legato Mengubah Cara Kita Mendengar Lewat Kacamata AI Revolusioner
- Harga Perangkat Amazon Naik 60 Persen Akibat Langkanya RAM
Bermula sebagai startup text-to-speech, Ringg beralih membangun agen Voice AI untuk perusahaan. Cred menjadi pelanggan pertama, diikuti Flipkart, Practo, Groww, dan Policybazaar. Ini respons terhadap kebutuhan pasar kompleks.
Awalnya, Ringg menangani kasus bervolume tinggi, kini beralih ke alur kerja lebih rumit. Ini mencakup penjadwalan medis, pemulihan keranjang belanja, serta onboarding dan KYC fintech. Siddharth Tripathi menyatakan Ringg ingin menjadi platform "penghasil hasil".
Klien Ringg sebagian besar di India, dengan jangkauan Timur Tengah dan AS. Startup ini bermitra dengan pusat kapabilitas global di India, bukan langsung menargetkan perusahaan AS. Strategi ini menawarkan otomatisasi bersamaan dukungan manusia.
Rishen Kapoor dari Peak XV menyoroti kedalaman teknis Ringg dalam menangani alur kerja rumit. Mereka menghadapi persaingan ketat di pasar Voice AI India. Ringg berencana memiliki seluruh tumpukan teknologi suara di masa depan.
Ringg memiliki 40 karyawan, dengan lebih dari 15 perekrutan baru. Mereka mencari insinyur berpengalaman yang memiliki keahlian teknis dan manajemen produk. Juga, peneliti untuk menekan biaya operasional model.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor












