Samsung Resmi Merilis Galaxy Tab S12 Series Tanpa Model Standar

Samsung resmi meluncurkan lini tablet unggulan terbaru mereka, Galaxy Tab S12 series, ke pasar global dengan membawa perubahan strategi yang cukup signifikan bagi para pengguna perangkat kelas atas.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memutuskan untuk menghapus model standar dan hanya menghadirkan varian Galaxy Tab S12 Plus serta Galaxy Tab S12 Ultra. Keputusan ini tergolong menarik mengingat pada seri sebelumnya, yakni Tab S11, Samsung justru melepas varian Plus demi fokus pada model dasar dan model Ultra.
Galaxy Tab S12 Plus hadir dengan layar seluas 12,6 inci, sementara model yang lebih besar, Galaxy Tab S12 Ultra, mengusung panel layar 14,6 inci. Kedua perangkat ini menggunakan teknologi layar Dynamic AMOLED 2X dengan kemampuan refresh rate adaptif hingga 120Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.600 nits.
Ketahanan perangkat juga menjadi fokus utama Samsung dengan menyematkan sertifikasi IP68 pada kedua tablet tersebut. Sertifikasi ini menjamin ketahanan perangkat terhadap air dan debu, sebuah standar yang kini mulai jamak ditemukan pada tablet kelas premium.
Dari segi desain, Samsung berhasil membuat bodi tablet menjadi jauh lebih tipis dibandingkan pendahulunya. Galaxy Tab S12 Ultra kini memiliki ketebalan hanya 5,1 mm, sementara Tab S12 Plus tercatat setebal 5,3 mm. Pengurangan dimensi ini tetap mempertahankan durabilitas perangkat melalui penggunaan material logam yang kokoh.
Dapur pacu kedua tablet ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500 dengan fabrikasi 3nm, yang juga digunakan pada beberapa ponsel pintar papan atas tahun 2025. Performa chipset ini diklaim mampu meningkatkan kinerja CPU, GPU, dan NPU secara signifikan, bahkan mencapai angka 61 persen untuk peningkatan NPU dibandingkan generasi sebelumnya.
Untuk mengimbangi tenaga besar tersebut, Samsung menanamkan sistem pendingin baru berupa vapor chamber 3D. Teknologi ini diklaim lebih efisien dalam membuang panas dibandingkan sistem vapor chamber datar yang digunakan pada model-model terdahulu.
Fitur berbasis kecerdasan buatan menjadi nilai jual utama, termasuk kemampuan Multi Window yang kini mampu membagi layar menjadi tiga aplikasi sekaligus. Samsung juga menambahkan fitur baru bernama Now Nudge yang dirancang untuk memprediksi kebutuhan pengguna saat sedang bekerja.
Pengguna juga dapat memanfaatkan aksesibilitas khusus, seperti dukungan AirDrop untuk mentransfer berkas ke perangkat Apple dengan cepat dan lancar. Kehadiran aksesori keyboard fisik dengan tombol khusus Galaxy AI yang terintegrasi dengan layanan Perplexity menambah nilai produktivitas bagi pengguna profesional.
Samsung membanderol Galaxy Tab S12 Plus dengan harga mulai dari USD 1.199,99 atau sekitar Rp19 juta, sedangkan model Ultra dimulai dari harga USD 1.399,99 atau sekitar Rp22,2 juta. Keduanya akan mulai tersedia di pasar pada 7 Oktober mendatang dalam pilihan warna abu-abu dan perak.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













