Topan Dolphin Ancam Pesisir Asia, Jepang Terkena Dampak Awal

Topan Dolphin baru saja melanda wilayah selatan Jepang, menyebabkan sejumlah cedera dan pemadaman listrik di beberapa area. Badai dahsyat ini kini bergerak cepat menuju Tiongkok, memicu persiapan darurat di sepanjang garis pesisirnya.
Okinawa dan Pulau Amami di Kagoshima menjadi area paling terdampak terjangan Topan Dolphin pada Sabtu lalu. Beberapa warga dilaporkan terluka, dan ribuan rumah mengalami pemadaman listrik.
Ancaman Terhadap Tiongkok dan Taiwan
Otoritas Tiongkok telah menutup pelabuhan serta menangguhkan layanan feri mengantisipasi kedatangan badai. Topan Dolphin diperkirakan mendarat di pesisir timur dan selatan antara Minggu malam hingga Senin dini hari, khususnya provinsi Zhejiang dan Fujian.
Zhejiang meningkatkan status siaga topan pesisir ke tingkat tertinggi, menghentikan operasional pelabuhan dan 162 rute feri. Bandara Internasional Ningbo Lishe juga mengumumkan penghentian operasional penuh dari Sabtu malam hingga Minggu.
Badai ini diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang ke Tiongkok timur, termasuk sebagian Shanghai. Curah hujan lebih dari 600 mm sangat mungkin terjadi di beberapa area timur Zhejiang hingga 12 Agustus.
Taiwan turut merasakan dampak badai, dengan perkiraan hujan lebat di wilayah utara dan pembatalan 63 penerbangan internasional. Ironisnya, friksi politik baru muncul antara Taiwan dan Tiongkok di tengah ancaman Topan Dolphin ini.
Beijing memerintahkan kapal melintas Selat Taiwan mematuhi instruksi lalu lintasnya, namun Taipei menepisnya sebagai "konyol." Dewan Urusan Daratan Taiwan menyebutnya sebagai "pengabaian, dan penginjak-injakan tatanan serta norma internasional."
Tiongkok menganggap pulau yang demokratis itu wilayahnya yang memisahkan diri, serta mengklaim memiliki selat strategis tersebut. Klaim ini ditolak keras oleh Taipei dan Washington.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor












