
Vinicius Junior menegaskan target Real Madrid untuk mengamankan trofi Liga Champions ke-16 pada kampanye musim 2026/2027 mendatang.
Penyerang tim nasional Brasil tersebut melihat adanya peluang besar bagi Los Blancos untuk kembali mendominasi daratan Eropa setelah dua tahun absen di partai puncak. Target ini muncul di tengah persiapan tim menghadapi laga pembuka fase liga yang menentukan bagi perjalanan mereka ke depan.
Madrid saat ini memegang rekor sebagai pemilik gelar terbanyak dengan total 15 trofi sepanjang sejarah kompetisi tersebut bergulir. Namun, langkah mereka terhenti di babak perempat final dalam dua edisi sebelumnya, sebuah capaian yang dinilai belum memenuhi ekspektasi manajemen klub. Musim ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk menebus kegagalan tersebut melalui format kompetisi yang baru.
"Semoga gelar ke-16 datang, kami siap untuk itu," ujar Vinicius mengenai ambisi besarnya di kancah Benua Biru.
Fokus utama tim asuhan Carlo Ancelotti saat ini adalah mengamankan posisi di delapan besar pada klasemen akhir fase liga. Langkah awal tersebut dinilai akan memudahkan jalur tim menuju babak sistem gugur tanpa harus melewati laga play-off yang melelahkan.
Pertandingan pertama akan langsung menyajikan duel klasik saat Madrid menjamu Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu. Vinicius memprediksi laga melawan wakil Italia tersebut tidak akan berjalan dengan mudah bagi lini serang tuan rumah. Karakter permainan Inter yang mengandalkan kekuatan fisik serta kedisiplinan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi barisan pemain depan Madrid.
Nerazzurri dikenal sering menerapkan formasi lima bek yang sangat rapat dan sulit ditembus oleh barisan penyerang lawan.
Penggunaan lima pemain di lini belakang merupakan pola yang sering membatasi ruang gerak serta kreativitas permainan para pemain Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Vinicius mengungkapkan bahwa staf pelatih telah memberikan instruksi khusus untuk memecahkan kebuntuan saat menghadapi tembok pertahanan berlapis tersebut.
"Inter adalah tim yang sangat kuat secara fisik, mereka bertahan dengan lima pemain di belakang dan itu adalah sesuatu yang biasanya membuat kami kesulitan," kata Vinicius. Meskipun demikian, ia merasa persiapan teknis yang dilakukan tim sejauh ini sudah mencukupi untuk menghadapi tantangan fisik lawan. Dirinya percaya strategi yang disiapkan pelatih mampu memberikan solusi taktis untuk membongkar pertahanan lawan.
Persiapan Madrid sempat terganggu setelah mereka menelan kekalahan tipis dari Real Betis di kompetisi domestik baru-baru ini.
Meski gagal meraih poin penuh, Vinicius tidak melihat kekalahan tersebut sebagai indikasi penurunan performa tim secara keseluruhan. Ia menilai rekan-rekannya masih mampu menunjukkan performa yang solid dan mendominasi jalannya pertandingan tersebut secara teknis.
Data di lapangan menunjukkan bahwa Madrid tetap produktif dalam menciptakan peluang gol meskipun penyelesaian akhir mereka belum mencapai hasil maksimal pada laga terakhir. Vinicius menekankan pentingnya menjaga konsentrasi agar kesalahan serupa tidak terulang di level Liga Champions yang memiliki tingkat kompetisi lebih tinggi. Fokus utama para pemain kini tertuju pada konsistensi performa agar klub tetap berada di jalur juara yang diinginkan.
"Kami mengawali musim dengan sangat baik meskipun kalah dalam pertandingan terakhir," tutur pemain berusia 24 tahun tersebut.
Keyakinan Vinicius juga didasari pada sejarah panjang klub yang selalu memiliki keterikatan kuat dengan trofi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa ini. Bagi para pemain, Liga Champions merupakan identitas utama yang meningkatkan motivasi bertanding setiap kali memasuki lapangan pertandingan.
Vinicius menambahkan bahwa atmosfer di dalam skuad selalu terasa berbeda dan penuh energi positif setiap kali kompetisi ini dimulai kembali. Hal tersebut menjadi modal berharga bagi Madrid untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat serta tekanan tinggi di panggung internasional. Perasaan siap bertarung melawan tim-tim terbaik Eropa kini menyelimuti seluruh jajaran pemain Los Merengues.
"Ini adalah kompetisi kami," tegas Vinicius untuk menggambarkan besarnya ambisi Real Madrid pada musim ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor