Modern Treasury Ajukan Lisensi Bank Trust Nasional untuk Kustodian Aset Digital

Modern Treasury, perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur pembayaran, kini tengah mengejar ambisi untuk memperluas cakupan layanannya ke ranah perbankan resmi.
Perusahaan tersebut telah mengajukan permohonan kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk mendirikan Modern Treasury National Trust Bank. Langkah ini bertujuan mendapatkan status sebagai bank trust nasional yang diatur secara federal dengan tujuan khusus.
Status bank trust nasional merupakan lisensi perbankan di Amerika Serikat yang membatasi institusi untuk melakukan kegiatan fidusia atau penyimpanan aset, bukan perbankan ritel biasa yang melayani tabungan masyarakat luas. Jika permohonan ini disetujui, Modern Treasury akan memiliki wewenang untuk menyediakan layanan kustodian bagi aset digital, khususnya stablecoin, serta layanan mata uang fiat terkait melalui satu sistem terintegrasi.
Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi pergerakan aset bagi nasabah perusahaan secara lebih efisien. Meskipun akan memiliki status bank, perusahaan menegaskan bahwa unit bisnis baru ini tidak akan menerbitkan stablecoin sendiri maupun menjalankan praktik pemberian pinjaman modal.
Matt Marcus, salah satu pendiri dan CEO Modern Treasury, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap masa depan teknologi blockchain dalam sektor keuangan. Dia meyakini bahwa stablecoin telah menjadi infrastruktur ekonomi yang krusial untuk masa depan sistem pembayaran global.
Modern Treasury menyatakan bahwa operasional bank tersebut akan dipisahkan secara ketat dari bisnis infrastruktur pembayaran yang sudah ada saat ini. Sejauh ini, platform mereka telah memproses transaksi pembayaran dengan nilai fantastis, yakni melampaui USD 600 miliar atau sekitar Rp9.400 triliun yang melibatkan ratusan organisasi di berbagai sektor.
Upaya untuk mendapatkan piagam bank trust nasional memang sedang marak dilakukan oleh berbagai perusahaan kripto dan fintech belakangan ini. Tren ini mencerminkan dorongan industri untuk mendapatkan legitimasi regulasi yang lebih kuat di Amerika Serikat.
Beberapa perusahaan besar lainnya seperti Ripple dan Bastion telah menerima persetujuan bersyarat dari otoritas terkait. Sementara itu, pemain besar lain dalam ekosistem aset digital seperti Circle dan BitGo bahkan telah mengantongi persetujuan final untuk beroperasi sebagai entitas yang diatur negara.
Langkah Modern Treasury mengikuti jejak perusahaan teknologi keuangan besar lainnya yang juga tengah menunggu antrean proses perizinan di OCC. Daftar pemohon tersebut mencakup nama-nama besar seperti Kraken, Zerohash, dan perusahaan pembayaran Block yang berharap dapat meningkatkan standar kepercayaan nasabah melalui pengawasan federal.
Dengan pengawasan ketat dari regulator seperti OCC, perusahaan-perusahaan ini mencoba menjembatani celah antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem aset digital yang tumbuh pesat. Kebutuhan akan kustodian yang aman menjadi urgensi utama seiring meningkatnya adopsi stablecoin di kalangan lembaga keuangan besar.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor









