
Kelompok pendukung kripto, Fairshake, secara resmi mengumumkan dukungan finansial bagi 32 kandidat Dewan Perwakilan Rakyat dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat tahun 2026.
Langkah ini menjadi sinyal kuat besarnya pengaruh industri aset digital dalam peta politik Negeri Paman Sam. Mereka menargetkan kandidat dari Partai Republik maupun Demokrat yang memiliki rekam jejak mendukung inovasi teknologi.
Fairshake merupakan komite aksi politik atau Political Action Committee (PAC) yang mendapatkan pendanaan besar dari perusahaan raksasa seperti Coinbase, Ripple Labs, dan Andreessen Horowitz. PAC di Amerika Serikat adalah organisasi yang mengumpulkan dana dari berbagai pihak untuk kemudian disalurkan guna mendukung atau menentang kandidat politik tertentu.
Dalam tahap awal, mereka menyiapkan dana sebesar USD 6 juta atau sekitar Rp94 miliar untuk enam kandidat utama. Masing-masing dari mereka akan menerima suntikan dana sebesar USD 1 juta atau setara Rp15,7 miliar.
Juru bicara Fairshake, Geoff Vetter, menegaskan bahwa organisasi mereka tetap fokus pada isu spesifik. Mereka berkomitmen mendukung kandidat yang pro terhadap aset kripto dari kedua spektrum politik yang ada di Amerika Serikat.
Daftar kandidat yang didukung mencakup nama-nama seperti Janelle Bynum, Derek Tran, dan Steven Horsford dari Partai Demokrat. Sementara dari Partai Republik, dukungan diberikan kepada French Hill, Bill Huizenga, serta Bryan Steil.
Seluruh 32 kandidat tersebut dipilih karena sebelumnya memberikan suara mendukung Digital Asset Market Clarity Act. Undang-undang ini dirancang untuk menetapkan aturan main yang jelas bagi lembaga keuangan Amerika Serikat dalam mengawasi aset digital.
Namun, legislasi tersebut saat ini masih terkatung-katung di Senat. Kegagalan RUU ini dalam pemungutan suara krusial menciptakan ketidakpastian hukum yang membuat para pelaku industri kripto harus lebih agresif dalam melobi politik.
Fairshake diprediksi akan menghabiskan lebih dari USD 100 juta atau sekitar Rp1,57 triliun untuk iklan kampanye sepanjang siklus pemilihan 2026. Anggaran ini mencakup belanja iklan besar-besaran di Ohio, termasuk upaya mendukung Jon Husted di Senat.
Sebagai gambaran, organisasi advokasi konsumen Public Citizen mencatat bahwa PAC ini telah menghabiskan USD 82 juta atau Rp1,28 triliun untuk berbagai kepentingan hingga Juni lalu. Dana tersebut berasal dari berbagai perusahaan yang memiliki kepentingan besar dalam pengembangan regulasi kripto global.
Rencana ambisius ini bertujuan membentuk kaukus pro-kripto terbesar dalam sejarah politik Amerika. Dengan kas sebesar USD 122 juta atau sekitar Rp1,9 triliun, Fairshake berniat menjadi pemain kunci yang tidak bisa diabaikan oleh para pembuat kebijakan di Washington DC.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor