Kioxia Hadirkan SSD Kelas Enterprise dengan Teknologi Pendingin Cair untuk Server AI

Kioxia resmi memperkenalkan jajaran SSD kelas enterprise terbaru yang mengadopsi teknologi Direct Liquid Cooling atau DLC.
Inovasi ini ditujukan khusus untuk menjawab tantangan efisiensi termal pada pusat data serta server kecerdasan buatan yang kian intensif. Teknologi tersebut kini hadir dalam lini Kioxia CM9 Series dengan varian E3.S yang dirancang agar dapat terintegrasi dengan sistem pendingin cair berbasis cold plate.
Cold plate sendiri merupakan komponen logam yang ditempatkan di atas perangkat panas untuk menyerap suhu berlebih melalui cairan pendingin yang bersirkulasi. Meskipun dirancang untuk infrastruktur canggih, SSD ini tetap mempertahankan kompatibilitas dengan lingkungan server berbasis udara konvensional.
Penggunaan sistem pendingin cair memberikan keuntungan signifikan dalam manajemen suhu komponen NAND secara langsung. Langkah ini diharapkan mampu menurunkan konsumsi energi secara keseluruhan, sekaligus memungkinkan kepadatan server yang lebih tinggi dalam satu rak operasional.
Kioxia CM9-DLC memanfaatkan antarmuka PCIe 5.0 dengan protokol NVMe 2.0 untuk performa maksimal. Produk ini menawarkan kapasitas penyimpanan hingga 30,72 TB untuk varian read-intensive dengan ketahanan 1 DWPD, serta 25,6 TB untuk varian penggunaan campuran dengan ketahanan 3 DWPD.
Istilah DWPD atau Drive Writes Per Day mengacu pada jumlah berapa kali kapasitas SSD dapat ditulis penuh dalam sehari selama masa garansi. Standar ini menjadi acuan utama bagi pengelola pusat data untuk mengukur usia pakai perangkat.
Dari sisi kecepatan, perangkat ini mencatatkan performa baca sekuensial hingga 14,8 GB/s dan kecepatan tulis mencapai 11 GB/s. Kapabilitas transfer data yang masif tersebut sangat mendukung beban kerja komputasi berat, seperti pemrosesan cache pada model bahasa besar.
Operasi acak pada SSD ini mampu mencapai angka 3,4 juta IOPS untuk proses baca dan 800 ribu IOPS untuk proses tulis. Selain itu, dukungan terhadap koneksi dual-port serta standar OCP Datacenter NVMe SSD semakin meningkatkan fleksibilitas perangkat dalam arsitektur server enterprise.
Saat ini, Kioxia CM9-DLC masih berada dalam tahap pengiriman sampel kepada mitra strategis. Produk tersebut juga dipamerkan dalam ajang OCP Global Summit yang berlangsung pada 12 hingga 15 Oktober 2026 di San Jose, Amerika Serikat.
Ketersediaan unit di pasar global diprediksi akan menyusul setelah fase pengujian intensif selesai. Bagi industri data center di Indonesia, kehadiran teknologi ini bisa menjadi solusi untuk menekan biaya operasional pendinginan yang memakan porsi besar dari anggaran listrik.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor












