Update Samsung Health Hadirkan Fitur AI untuk Pantau Nutrisi dan Kualitas Tidur

Samsung resmi meluncurkan pembaruan besar pada aplikasi Samsung Health pekan ini.
Pembaruan ini membawa dukungan fitur pelatih kesehatan untuk rutinitas tidur dan aktivitas lari. Pengguna kini dapat memantau asupan kalori secara lebih praktis dengan teknologi pemindai makanan berbasis kecerdasan buatan.
Fitur pelatih tidur hadir untuk memberikan saran praktis bagi pengguna dalam meningkatkan kualitas istirahat mereka. Sistem ini bekerja dengan membuat daftar periksa harian, sekaligus melakukan analisis mendalam terhadap data pelacakan tidur yang direkam melalui perangkat Galaxy Watch atau Galaxy Ring guna mengidentifikasi pola kebiasaan pengguna.
Pembaruan juga menyentuh fitur Running Coach yang kini memiliki tingkat pelatihan lebih bervariasi. Integrasi dengan platform olahraga Strava kini diperdalam, memungkinkan pengguna mengimpor rute lari, lintas alam, dan bersepeda langsung ke dalam ekosistem Samsung Health.
Bagi pengguna di Amerika Serikat, tersedia fitur baru bernama Scan Meal yang masih dalam tahap beta. Pengguna cukup mengambil foto makanan melalui aplikasi, kemudian kecerdasan buatan akan bekerja mengenali jenis hidangan serta memperkirakan porsi yang dikonsumsi.
Teknologi ini secara otomatis memberikan estimasi total kalori dan nutrisi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat dalam makanan tersebut. Mekanisme serupa sebenarnya sudah diterapkan oleh Google Health, namun kehadiran fitur ini memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ekosistem perangkat Samsung.
Fitur Scan Meal juga dilengkapi dengan indeks skor diet atau Diet Score. Skor ini dirancang untuk membantu pengguna menyesuaikan pola makan agar selaras dengan target kesehatan pribadi, seperti menambah porsi sayuran, meningkatkan asupan protein, atau membatasi konsumsi gula dan makanan olahan.
Pembaruan aplikasi Samsung Health ini telah mulai didistribusikan kepada pengguna di seluruh dunia secara bertahap. Langkah ini mempertegas posisi Samsung dalam persaingan aplikasi kebugaran digital yang semakin mengandalkan data personal untuk menjaga gaya hidup sehat penggunanya.
Di Indonesia sendiri, tren penggunaan teknologi kesehatan berbasis AI memang terus meningkat seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan nutrisi harian. Pengguna di tanah air diharapkan dapat segera merasakan manfaat fitur ini untuk mendukung gaya hidup sehat mereka secara lebih mandiri dan terukur.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor












