Organisasi Kesehatan Dunia Resmi Nyatakan Timor-Leste Bebas Malaria

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO secara resmi menyatakan Timor-Leste sebagai negara bebas malaria. Status ini diberikan setelah negara tersebut mampu memutus rantai penularan penyakit menular ini secara nasional selama tiga tahun berturut-turut.
Pencapaian ini menandai tonggak sejarah penting bagi Timor-Leste yang memulai upaya pemberantasan penyakit secara masif sejak mendapatkan kemerdekaan pada 2002. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa komitmen politik yang kuat mampu menghentikan penyebaran penyakit mematikan.
Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah serta masyarakat Timor-Leste. Ia menilai sinergi antara investasi domestik, dukungan internasional, dan dedikasi tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam keberhasilan ini.
Dengan pengumuman tersebut, Timor-Leste kini masuk dalam daftar 47 negara dan satu wilayah yang telah dinyatakan bebas malaria oleh badan kesehatan dunia. Negara ini menjadi negara ketiga di kawasan Asia Tenggara yang berhasil mencapai status tersebut, menyusul Maladewa dan Sri Lanka.
Pencapaian Timor-Leste tergolong impresif mengingat data pada 2006 menunjukkan angka kasus klinis mencapai lebih dari 223.000. Angka tersebut terus menurun secara drastis hingga mencapai nol kasus penularan domestik mulai 2021 sampai sekarang.
Menteri Kesehatan Timor-Leste, Dr Élia António de Araújo dos Reis Amaral, menyebut malaria sebagai musuh yang selama ini menghantui masyarakat. Ia menyatakan bahwa kemenangan ini didedikasikan bagi setiap nyawa yang pernah hilang akibat penyakit yang seharusnya bisa dicegah tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869222/original/008133000_1782930974-ko7.jpg)









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
