Norwegia Jadi Negara Paling Kesepian di Dunia bagi Ekspatriat

Norwegia menempati urutan terendah sebagai negara paling sulit bagi ekspatriat untuk membangun kehidupan sosial menurut laporan Expat Insider 2024 dari InterNations.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa mayoritas warga negara asing merasa terisolasi meskipun negara Skandinavia ini sering menduduki peringkat atas dalam indeks kebahagiaan global. Survei ini melibatkan ribuan responden yang tersebar di berbagai belahan dunia untuk mengevaluasi kualitas hidup di negara tujuan dari sudut pandang pendatang.
Sebanyak 72 persen ekspatriat menyatakan bahwa menjalin pertemanan dengan penduduk lokal di Norwegia merupakan tantangan yang sangat berat. Angka ini jauh melampaui rata-rata global, sehingga memicu rasa kesepian yang mendalam bagi para pendatang selama mereka menetap di sana. Hanya sekitar 25 persen responden yang mengaku puas dengan kehidupan sosial mereka saat berada di negara tersebut.
"Hanya 25 persen ekspatriat yang mengaku puas dengan kehidupan sosial mereka di Norwegia, dan hanya 31 persen yang merasa benar-benar kerasan," bunyi laporan InterNations yang dikutip dari Travel and Leisure.
Keterasingan sosial ini diperparah oleh fakta bahwa lingkaran pertemanan para pendatang cenderung terbatas pada sesama warga asing saja. Kondisi tersebut menciptakan gelembung sosial yang menghambat proses integrasi penuh ke dalam budaya masyarakat setempat secara alami.
Selain faktor interaksi sosial, beban finansial menjadi keluhan utama lainnya bagi warga asing yang mencoba membangun karier di wilayah itu. Biaya hidup di Norwegia tercatat sekitar 30 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Amerika Serikat berdasarkan estimasi pengeluaran rata-rata. Hal ini menyebabkan hanya 39 persen pendatang yang menyatakan kepuasan terhadap situasi keuangan pribadi mereka saat ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor













