Dampak Letusan Gunung Krakatau 1883 pada Perubahan Warna Langit Global

Erupsi dahsyat Gunung Krakatau di Selat Sunda pada 27 Agustus 1883 tidak hanya meluluhlantakkan wilayah pesisir, tetapi juga menyebabkan perubahan fenomena warna langit di seluruh dunia.
Material vulkanik yang terlontar menembus lapisan atmosfer Bumi dalam jumlah masif. Peristiwa ini memicu tsunami yang menelan korban jiwa lebih dari 36.000 orang di Pulau Jawa dan Sumatra.
Ledakan tersebut tercatat sebagai salah satu bencana geologi paling mematikan dalam sejarah manusia. Tekanan atmosfer yang dihasilkan bahkan mampu mengitari planet Bumi hingga beberapa kali.








