Langsung ke konten
beritana
Breaking

Kemenkop Pastikan Latihan Militer Manajer Koperasi Desa Tetap Berlanjut

Foto Beritana UpdateBeritana Update2 menit bacaNews
Ilustrasi Peserta Kopdes
Peserta menjalani pengecekan administrasi sebelum seleksi di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, 9 Mei 2026. Pemerintah tengah melakukan Seleksi Program Hasil Terbaik Cepat berbasis Computer Assisted Test untuk 30 ribu Manajer Koperasi D

Kementerian Koperasi memutuskan untuk melanjutkan program Latihan Dasar Militer bagi calon pengelola Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Keputusan ini diambil meski terjadi insiden meninggalnya tiga peserta saat mengikuti pendidikan di satuan TNI.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari, menjelaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan berjalan secara paralel. Panitia Seleksi Nasional saat ini tengah menelaah seluruh aspek penyelenggaraan program agar keselamatan peserta lebih terjamin ke depannya.

Pemerintah menyatakan bahwa evaluasi tersebut mencakup proses seleksi, mekanisme pemantauan kesehatan, hingga prosedur mitigasi risiko di lapangan. Hasil kajian ini nantinya bakal menjadi dasar penyempurnaan kebijakan untuk periode berikutnya.

Destry menegaskan, setiap peserta telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat sebelum dinyatakan layak mengikuti kegiatan. Kementerian Koperasi juga telah memberikan dukungan penuh kepada keluarga dari tiga peserta yang gugur dalam masa pendidikan.

Sebelumnya, tiga calon manajer koperasi dilaporkan meninggal dunia dalam waktu berdekatan saat mengikuti pelatihan komponen cadangan. Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq meninggal karena kondisi medis berbeda, termasuk serangan jantung dan heat stroke atau sengatan panas tubuh akibat suhu tinggi.

Kejadian ini memicu sorotan publik terkait prosedur pendidikan fisik bagi para peserta. Pemerintah berkomitmen menjadikan pembelajaran dari insiden ini sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas program di masa mendatang.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update