Sentimen Antiasing di Jepang Meningkat di Tengah Krisis Populasi Nasional

Tingkat penolakan terhadap warga asing di Jepang mencatatkan kenaikan tajam di kalangan generasi muda sepanjang tahun 2026.
Hasil survei dari Institute of Social Science Tokyo University menunjukkan sebanyak 56,3 persen responden muda menyatakan sikap tidak setuju terhadap keberadaan penduduk asing di negara mereka. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 20,7 poin dibandingkan data serupa yang dihimpun pada 2024.
Profesor Shin Arita, peneliti dari institusi tersebut, menilai tren negatif ini berkaitan erat dengan maraknya diskursus publik yang bernada pesimistis. Menurutnya, kecemasan terhadap masa depan masyarakat domestik memicu respons defensif dari kalangan warga lokal. Paparan terus-menerus terhadap narasi tersebut membuat masyarakat cenderung memandang kehadiran pihak luar sebagai ancaman bagi stabilitas mereka sendiri.
Riset ini dilakukan secara berkala setiap dua tahun dengan melibatkan 3.800 responden sebagai sampel. Data menunjukkan pergeseran sikap terjadi di hampir seluruh kelompok umur.








