Analisis Kekalahan Persib atas Persija: Tiga Masalah Krusial Igor Tolic

Persib Bandung menelan kekalahan pahit 1-2 saat melawat ke markas Persija Jakarta dalam laga lanjutan BRI Super League 2026/27. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 12 September 2026, menjadi sorotan tajam bagi tim pelatih Maung Bandung.
Kekalahan ini memicu analisis mendalam dari pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni. Pria yang akrab disapa Bung Kus tersebut membedah tiga kelemahan utama yang harus segera diperbaiki oleh pelatih Igor Tolic jika ingin kembali ke jalur kemenangan.
Masalah pertama berkaitan dengan ketergantungan ekstrem tim terhadap peran Thom Haye di lini tengah. Bung Kus melihat permainan Persib seringkali buntu ketika gelandang tersebut tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.
Situasi ini menciptakan pola permainan yang mudah dibaca oleh lawan. Ketika motor serangan utama dimatikan, Persib kehilangan kreativitas untuk mengalirkan bola ke depan.
Bung Kus menegaskan bahwa Igor Tolic harus segera merancang skema alternatif. Ia menekankan bahwa mengandalkan satu pemain saja untuk mengorkestrasi permainan adalah risiko besar dalam kompetisi yang kompetitif.
Persoalan kedua masih menyeret nama Thom Haye dalam sorotan. Pengamat tersebut menilai sang pemain tampil terlalu tenang sehingga gagal memberikan intensitas yang dibutuhkan dalam laga derbi sarat tensi melawan rival abadi.
Agresivitas adalah kunci dalam duel kelas atas. Permainan yang terlalu kalem justru membuat alur serangan Persib menjadi lambat dan kurang tajam saat menekan pertahanan lawan.
Tantangan ketiga terletak pada sektor bek kanan yang menjadi celah nyata sepanjang pertandingan. Area tersebut berulang kali dieksploitasi oleh pemain sayap Persija, baik saat masih dijaga Stjepan Loncar maupun ketika Kakang Rudianto diturunkan pada babak kedua.
Igor Tolic sempat merespons kelemahan tersebut dengan memasukkan Kakang sebagai suplemen tenaga baru. Stabilitas pertahanan memang sempat membaik sesaat, namun celah di sisi kanan kembali terbuka menjelang akhir laga.
Kelemahan fatal di menit-menit krusial itu membuahkan gol kemenangan bagi Persija melalui sundulan Ivan Mamut. Umpan silang dari sisi kanan menjadi senjata utama lawan yang gagal diantisipasi oleh barisan pertahanan Persib.
Bung Kus berpendapat bahwa kebutuhan akan bek kanan murni yang tangguh sudah sangat mendesak. Ia secara khusus menyinggung kehadiran Sandy Walsh sebagai solusi ideal untuk menambal kebocoran di area tersebut.
Evaluasi ini menjadi sinyal bagi manajemen dan tim pelatih untuk segera berbenah sebelum jadwal pekan berikutnya. Konsistensi dalam bertahan dan fleksibilitas taktik akan menjadi ujian berat bagi Igor Tolic di pertandingan selanjutnya.
Kompetisi BRI Super League musim ini memang berjalan sangat ketat. Setiap poin yang hilang akan berpengaruh besar pada klasemen akhir, sehingga setiap masalah teknis di lapangan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor










