Anthony Gordon Tampil Gemilang, Terlibat dalam 9 Gol Timnas Inggris

Anthony Gordon kembali membuktikan kapasitasnya sebagai motor serangan utama bagi Timnas Inggris di panggung internasional.
Winger berusia 25 tahun tersebut sukses mencatatkan gol serta assist saat The Three Lions melumat Kroasia dengan skor telak 7-0 dalam lanjutan UEFA Nations League pada Sabtu malam waktu setempat.
Kemenangan besar tersebut sekaligus menegaskan dominasi Inggris di bawah arahan pelatih Thomas Tuchel. Pertandingan ini memperlihatkan efektivitas lini depan Inggris yang mampu membongkar pertahanan tim sekelas Kroasia, yang merupakan finalis Piala Dunia 2018.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Gordon yang beroperasi di sektor sayap kiri terus menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan tuan rumah.
Kecepatannya dalam melakukan penetrasi dan kepiawaiannya menempatkan posisi memaksa lini belakang lawan bekerja ekstra keras sepanjang laga berlangsung.
Gol pembuka Gordon lahir pada menit ke-39 melalui sundulan akurat yang memanfaatkan umpan silang dari Jarell Quansah. Bola yang disundulnya sambil menjatuhkan diri tersebut meluncur deras ke gawang Dominik Livakovic tanpa mampu diantisipasi.
Kontribusi Gordon tidak berhenti di situ saja. Ia tercatat memberikan satu assist sebelum akhirnya ditarik keluar lapangan pada menit ke-70 untuk mendapatkan istirahat.
Data statistik dari Squawka menunjukkan performa impresif pemain ini dengan total keterlibatan dalam sembilan gol selama tujuh pertandingan internasional terakhir bersama Inggris.
Rekam jejak positif tersebut ia ukir saat menghadapi tim-tim kuat seperti Argentina, Spanyol, hingga Republik Ceko. Capaian ini menunjukkan konsistensi yang luar biasa bagi seorang pemain sayap dalam skema permainan modern.
Keberhasilan Gordon tidak lepas dari padunya kerja sama dengan Lewis Hall di sisi kiri lapangan. Keduanya yang merupakan rekan setim di level klub mampu menjaga komunikasi dan aliran serangan dengan sangat efektif.
Hubungan antarpemain yang sudah terbangun sejak di klub ini memberikan keuntungan bagi Tuchel dalam menyusun taktik penyerangan Inggris. Kroasia terbukti gagal meredam kombinasi serangan yang dibangun oleh kedua pemain tersebut.
Sebelum bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional, Gordon juga mencatatkan torehan apik di level klub bersama Barcelona. Ia mengawali musim dengan catatan empat assist dalam tujuh pertandingan liga.
Tentu saja, performa stabil ini menjadi modal berharga bagi Inggris dalam menatap kompetisi besar berikutnya. Ketajaman di lini depan, khususnya dari sisi sayap, kini menjadi senjata mematikan bagi skuad asuhan Thomas Tuchel untuk meraih hasil maksimal di berbagai ajang internasional.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4946338/original/036837700_1726613456-Penyerang_Juventus.jpg)









