Apple Resmi Luncurkan iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan Fitur Aperture Variabel

Apple resmi memperkenalkan jajaran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan membawa peningkatan signifikan pada sistem kamera, mesin pemrosesan, hingga sistem pendingin perangkat. Kedua ponsel kelas atas ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan asal Cupertino tersebut dalam persaingan pasar ponsel pintar global tahun 2026.
Pembaruan paling menonjol terletak pada sensor utama 48 MP Fusion Main yang kini dibekali teknologi bukaan lensa atau aperture variabel. Inovasi ini memungkinkan enam bilah yang dipotong dengan laser untuk bergerak secara halus, menyesuaikan bukaan dari f/1,48 saat kondisi minim cahaya hingga f/4 untuk kebutuhan foto grup yang lebih tajam.
Senior Vice President Worldwide Marketing Apple, Greg Joswiak, menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan bukan sekadar peningkatan kecil. Pihaknya berupaya melakukan lompatan besar pada sektor kamera, performa, daya tahan baterai, dan kecerdasan buatan dalam satu paket perangkat yang utuh.
Pengguna diberikan kendali penuh melalui fitur Pro controls yang terintegrasi langsung di dalam aplikasi Kamera bawaan. Pengaturan manual ini mencakup kecepatan rana, keseimbangan warna putih, hingga tampilan histogram secara langsung dalam satu antarmuka yang intuitif bagi fotografer profesional.
Selain kamera utama, Apple menyematkan sensor 48 MP Fusion Ultra Wide dan 48 MP Fusion Telephoto yang menawarkan kemampuan zoom optik hingga 8x. Sektor kamera depan juga tidak luput dari pembaruan dengan sensor 18 MP yang mendukung fitur Center Stage serta perekaman video 4K pada 120 frame per detik dengan standar Dolby Vision.
Jantung pacu kedua perangkat ini mengandalkan chip A20 Pro yang dirancang dengan arsitektur 2 nanometer. GPU tujuh inti di dalamnya diklaim mampu mencatatkan peningkatan kecepatan hingga 40 persen dibandingkan model A19 Pro, sementara Neural Engine 16 inti mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan hingga dua kali lipat.
Untuk menjaga suhu tetap stabil selama penggunaan berat, Apple memasang komponen vapor chamber generasi baru dengan luas permukaan tiga kali lebih besar dibanding iPhone 17 Pro. Teknologi pendingin ini diklaim mampu meningkatkan performa sistem secara keseluruhan hingga 40 persen dalam pengujian internal perusahaan.
Bodi perangkat kini menggunakan material aluminium unibody yang lebih kokoh dan ringan. Desain Dynamic Island juga mendapatkan penyegaran, di mana ukuran tampilannya dibuat lebih ringkas tanpa mengurangi fungsinya dalam menampilkan tiga aktivitas langsung secara bersamaan.
Sisi konektivitas ditangani oleh chip N1 baru yang mendukung standar Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan protokol Thread untuk integrasi rumah pintar. Sementara modem seluler C2 menghadirkan kecepatan unggah data yang lebih baik sekaligus efisiensi daya yang 15 persen lebih hemat dibandingkan generasi sebelumnya.
Terdapat perbedaan dimensi layar pada kedua varian, yakni 6,3 inci untuk model Pro dan 6,9 inci untuk Pro Max dengan panel Super Retina XDR ProMotion. Apple mengeklaim daya tahan baterai iPhone 18 Pro Max versi eSIM mampu memutar video hingga 45 jam, sementara versi Pro mencapai 36 jam.
Produk ini ditawarkan dalam kapasitas penyimpanan mulai dari 256 GB hingga 2 TB dengan empat pilihan warna, yaitu black, silver, glacier, dan warna baru burgundy. Konsumen dapat melakukan pemesanan mulai Sabtu, 12 September 2026, dengan jadwal penjualan perdana yang ditetapkan pada 18 September 2026.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








