Beda Nasib Justin Hubner dan Ole Romeny Saat Fortuna Sittard Tundukkan Excelsior

Dua pilar Timnas Indonesia, Justin Hubner dan Ole Romeny, mencatatkan rapor kontras saat memperkuat Fortuna Sittard dalam lanjutan Eredivisie musim 2026-2027.
Fortuna Sittard sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Excelsior di Offermans Joosten Stadion pada Minggu, 25 Oktober 2026. Pertandingan pekan ke-10 Liga Belanda ini menjadi panggung pembuktian bagi kedua pemain tersebut di Eropa.
Justin Hubner tampil gemilang selama 90 menit penuh dan meraih rating 8,0 dari laman statistik FotMob. Sebaliknya, Ole Romeny yang baru diturunkan pada babak kedua harus puas dengan nilai 6,1.
Hubner menjadi tembok kokoh di lini pertahanan Fortuna Sittard sepanjang laga. Bek berusia 23 tahun ini menjaga gawang timnya tetap bersih dari kebobolan dengan disiplin tinggi.
Selain bertahan, Hubner juga aktif dalam skema serangan balik dan set-piece. Ia sempat melepaskan ancaman berbahaya melalui sundulan tajam pada menit ke-65 dan 77 yang hampir memecah kebuntuan, namun belum membuahkan gol.
Catatan statistik Hubner selama pertandingan menunjukkan dominasi di area permainan sendiri. Ia mencatatkan tiga tekel sukses, satu intersep krusial, serta melakukan pemulihan bola sebanyak dua kali selama babak pertama.
Di sisi lain, Ole Romeny masuk ke lapangan pada menit ke-46 menggantikan Sven Simmons. Penyerang ini berusaha memberikan tekanan lebih besar ke lini pertahanan lawan sejak peluit babak kedua dibunyikan.
Peluang terbaik Romeny hadir pada menit ke-89 saat ia hampir mencatatkan namanya di papan skor. Sayangnya, tendangan kerasnya masih mampu digagalkan oleh kiper Excelsior, Stijn van Gassel.
Gol semata wayang yang menjadi penentu kemenangan Fortuna Sittard akhirnya lahir dari kaki Rodrigo Guth. Bek asal Brasil ini sukses memanfaatkan umpan matang dari Mohamed Ihattaren di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil positif ini membuat posisi Fortuna Sittard di klasemen sementara Eredivisie tetap kompetitif. Kompetisi kasta tertinggi di Belanda ini memang dikenal memiliki tingkat intensitas tinggi yang menuntut fisik prima dari setiap pemain.
Kinerja Hubner yang stabil hingga akhir laga membuatnya setara dengan Rodrigo Guth yang menjadi pahlawan kemenangan. Konsistensi permainan ini memberikan angin segar bagi pelatih Fortuna Sittard, Danny Buijs.
Peningkatan nilai Hubner yang naik dari 7,0 di babak pertama menjadi 8,0 setelah pertandingan mencerminkan efektivitasnya dalam menjaga ritme pertahanan. Sementara bagi Romeny, laga ini menjadi evaluasi berharga untuk menembus skuat utama secara reguler.
Dukungan suporter di stadion pun memberikan energi tambahan bagi tuan rumah dalam membongkar rapatnya pertahanan Excelsior. Kemenangan ini memastikan tiga poin penting tetap berada di tangan Fortuna Sittard hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor












