
Rencana penawaran umum perdana atau IPO dari perusahaan rintisan kecerdasan buatan, Anthropic, kini menjadi sorotan pasar modal global.
Perusahaan ini diproyeksikan melantai di bursa saham tahun ini dengan valuasi mencapai USD 2 triliun, atau sekitar Rp32.400 triliun. Angka tersebut menjadi berkah bagi para investor awal maupun pendana tahap lanjut yang telah menyuntikkan modal dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan valuasi pasar privat saat ini yang menyentuh angka USD 965 miliar atau sekitar Rp15.600 triliun, kepemilikan modal para perusahaan modal ventura telah bernilai miliaran dolar. Kondisi ini mencerminkan tingginya ekspektasi pasar terhadap masa depan teknologi kecerdasan buatan.
Coatue, salah satu investor yang memimpin putaran pendanaan terakhir, telah menggelontorkan total USD 4,75 miliar, atau sekitar Rp77 triliun ke dalam perusahaan ini. Nilai kepemilikan tersebut kini diperkirakan melonjak menjadi USD 7,5 miliar, atau sekitar Rp121 triliun.
Eks CEO Google, Eric Schmidt, juga mencatatkan keuntungan fantastis dari investasinya.
Schmidt melakukan investasi sejak putaran pendanaan Seri A pada 2021, saat valuasi Anthropic masih di angka USD 461 juta. Saat ini, kepemilikan sahamnya yang sebesar 1 persen di perusahaan tersebut bernilai hampir USD 10 miliar, atau sekitar Rp162 triliun.
Langkah serupa diambil oleh Iconiq yang menyuntikkan dana sebesar USD 6 miliar tahun lalu. Taruhan besar pada tahap akhir ini kini telah berkembang nilainya menjadi USD 17 miliar, atau sekitar Rp275 triliun, dan berpotensi meningkat dua kali lipat saat perusahaan resmi melantai di bursa.
Selain itu, Menlo Ventures tercatat telah menginvestasikan lebih dari USD 1 miliar ke dalam Anthropic. Saat ini, nilai saham tersebut telah mencapai USD 14 miliar, atau sekitar Rp226 triliun, berkat kepemimpinan mereka dalam putaran pendanaan Seri D.
Sequoia Capital juga mencatatkan hasil investasi yang memuaskan.
Firma modal ventura ternama ini masuk ke Anthropic dengan investasi USD 3 miliar saat valuasi perusahaan sudah mencapai USD 380 miliar. Investasi ini memberikan porsi kepemilikan sekitar 1 persen, yang nilainya kini tercatat telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat.
Sound Ventures, perusahaan yang dirintis oleh Guy Oseary dan aktor Ashton Kutcher, turut mendapatkan keuntungan signifikan. Mereka telah menyalurkan total USD 435 juta sejak putaran pendanaan Seri C pada 2023, yang kini bernilai miliaran dolar.
Spark Capital, satu-satunya firma modal ventura yang memiliki kursi di jajaran direksi Anthropic, menunjukkan performa investasi yang paling agresif. Suntikan dana USD 75 juta yang mereka berikan pada 2023 kini telah tumbuh sembilan puluh kali lipat menjadi USD 7 miliar, atau sekitar Rp113 triliun.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor