:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380266/original/038822100_1792663944-000_D3ZC226.jpg)
Como 1907 berhasil mengukir sejarah baru di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa setelah menumbangkan Manchester United dengan skor telak 4-1. Kemenangan besar pada matchday ketiga Liga Champions musim 2026/2027 ini membawa tim asuhan Cesc Fabregas masuk dalam catatan istimewa sepak bola Italia.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Rabu malam waktu setempat tersebut menjadi bukti nyata kebangkitan klub yang bermarkas di tepi Danau Como ini.
Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Manchester United yang bertamu dengan status tim unggulan justru tampak kewalahan meladeni permainan cepat dan terukur dari lini tengah Como. Skor akhir 4-1 mencerminkan ketimpangan performa antara kedua tim sepanjang sembilan puluh menit laga berjalan.
Kemenangan dengan selisih tiga gol atau lebih atas Manchester United merupakan pencapaian yang langka bagi klub asal Negeri Pizza. Berdasarkan data statistik resmi, Como kini menjadi klub Italia kedua yang mampu menorehkan prestasi tersebut dalam sejarah panjang Piala Champions dan Liga Champions.
Sebelumnya, hanya AC Milan yang mampu memberikan kekalahan dengan margin serupa kepada tim berjuluk Setan Merah tersebut.
AC Milan pertama kali melakukannya pada 14 Mei 1958 dengan skor telak 4-0 di babak semifinal. Butuh waktu hampir setengah abad bagi Rossoneri untuk mengulanginya saat membungkam United 3-0 pada Mei 2007 di San Siro. Kini, Como berdiri sejajar dengan raksasa Milan setelah memastikan kemenangan 4-1 di hadapan pendukung sendiri.
Keberhasilan ini terasa istimewa karena Como merupakan tim yang baru mencicipi atmosfer kompetisi tertinggi Eropa dalam beberapa dekade terakhir. Performa impresif ini sekaligus memperpanjang tren negatif Manchester United saat bertandang ke markas tim-tim asal Italia.
Malam tersebut bukan hanya menjadi milik Como, melainkan juga menjadi momen kebangkitan kolektif wakil Italia lainnya. Selain Como, AS Roma dan Napoli juga menunjukkan taringnya dengan meraih kemenangan besar pada matchday yang sama. Fenomena ini mencatatkan sejarah baru bagi Serie A di kancah Benua Biru.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, terdapat tiga klub Italia yang sukses mencetak minimal empat gol dalam satu rangkaian pertandingan yang sama.
AS Roma memulai pesta gol dengan mengandaskan perlawanan Slovan Bratislava lewat skor 4-0 di Stadion Olimpico. I Giallorossi tampil tanpa celah dan mengamankan tiga poin penting untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Langkah impresif tersebut disusul oleh Napoli yang terlibat dalam drama tujuh gol melawan wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Meski pertandingan berlangsung sangat ketat, Napoli akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3. Ketajaman lini serang tim asal Naples ini menjadi faktor penentu kemenangan dramatis tersebut.
Como melengkapi malam bersejarah sepak bola Italia tersebut dengan melumat Manchester United 4-1. Keberhasilan tiga tim Italia mencetak empat gol dalam satu pekan menunjukkan peningkatan kualitas serangan tim-tim Serie A yang selama ini identik dengan gaya bertahan.
Investasi besar dan manajemen yang solid menjadi kunci di balik performa gemilang Como musim ini. Sejak diambil alih oleh Grup Djarum dari Indonesia, klub ini terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan baik di liga domestik maupun kancah internasional. Keberadaan talenta muda dan pemain berpengalaman menciptakan keseimbangan yang sulit dipatahkan lawan.
Hasil ini memberikan tekanan tambahan bagi Erik ten Hag selaku manajer Manchester United yang posisinya kembali dipertanyakan oleh banyak pihak.
Kekalahan ini memperburuk catatan United yang hanya meraih satu kemenangan dari lima laga tandang terakhir mereka di kompetisi Eropa. Para penggemar klub Inggris tersebut menyuarakan kekecewaan atas rapuhnya koordinasi lini belakang yang membiarkan Como mencetak empat gol dengan mudah.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor