Cesc Fabregas Puas Como Bantai Manchester United 4-1 di Liga Champions
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379861/original/083782900_1792649952-Cesc_Fabregas_.jpg)
Cesc Fabregas merasa sangat puas setelah Como meraih kemenangan telak atas Manchester United dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga Champions.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Rabu malam WIB tersebut menunjukkan dominasi Como atas tim raksasa asal Inggris tersebut. Stadion Giuseppe Sinigaglia sendiri merupakan markas bersejarah Como yang terletak di tepi Danau Como, Italia.
Nico Paz tampil sebagai aktor utama kemenangan dengan mencetak dua gol serta memberikan satu assist krusial bagi Tasos Douvikas. Sementara itu, satu gol lainnya bagi Como dicetak oleh Jacobo Ramon. Manchester United yang tampil di bawah ekspektasi hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui kaki Joshua Zirkzee sepanjang laga.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi skuad asuhan Cesc Fabregas.
Fabregas menyatakan bahwa hasil ini sangat istimewa bagi tim yang masih dalam tahap perkembangan di level Eropa. Meski demikian, ia menegaskan agar para pemain tetap membumi dan tidak terlena dengan euforia kemenangan besar tersebut.
Dalam keterangannya usai pertandingan, pelatih asal Spanyol tersebut menuturkan bahwa perjalanan timnya masih sangat panjang. Fokus mereka kini harus segera beralih menuju jadwal pertandingan domestik yang sudah menanti pada hari Sabtu mendatang.
Fabregas menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memandang remeh lawan meskipun Manchester United sedang dalam masa sulit di liga domestik mereka. Baginya, nama besar Manchester United tetap memiliki martabat yang harus dihormati oleh siapa pun lawannya di lapangan.
Ia juga menyoroti aspek pengalaman para pemainnya yang masih sangat minim dalam panggung Liga Champions. Bagi sebagian penggawa Como, pertandingan melawan Manchester United ini baru menjadi pengalaman ketiga mereka tampil di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.
Keyakinan diri para pemain menjadi kunci utama dalam strategi yang diterapkan Fabregas di lapangan. Ia merasa bangga melihat cara timnya menguasai permainan dan menjalankan taktik dengan sangat disiplin sejak menit pertama hingga akhir pertandingan.
Tantangan sebenarnya bagi Como adalah mempertahankan standar performa tersebut secara konsisten. Fabregas berharap pendekatan yang sama dapat diterapkan saat mereka kembali berlaga di Serie A akhir pekan nanti.
Kemenangan ini membawa dampak psikologis yang besar bagi moral pemain Como untuk bersaing di level tertinggi. Ujian sesungguhnya bagi tim promosi ini adalah menjaga ritme permainan di tengah padatnya jadwal kompetisi baik di tingkat domestik maupun internasional.
Stabilitas permainan memang menjadi sorotan utama bagi tim kecil yang mampu menaklukkan tim papan atas seperti Manchester United. Fabregas yakin jika konsistensi dapat terus dijaga, Como akan menjadi kekuatan yang disegani oleh tim-tim besar lainnya di masa mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor













