Liverpool Resmi Rekrut Bradley Barcola dengan Nilai Transfer Fantastis

Raksasa Premier League Liverpool resmi mengamankan tanda tangan penyerang sayap Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas ini. Pemain muda berkebangsaan Prancis tersebut sepakat mengikat komitmen di Stadion Anfield dengan kontrak berdurasi lima tahun dan akan mengenakan nomor punggung 29.
Manajemen Liverpool bersedia menggelontorkan dana transfer fantastis senilai 106 juta paun (sekitar Rp2,1 triliun) di muka, ditambah bonus performa yang mencapai 17 juta paun (sekitar Rp343 miliar) demi memboyong sang pemain ke Merseyside.
Nilai transfer yang tinggi ini dinilai sebanding dengan reputasi Barcola yang telah mengoleksi 13 trofi domestik dan internasional selama tiga musim berseragam Paris Saint-Germain. Pemain berusia 23 tahun ini tercatat mengemas 39 gol serta memberikan 35 umpan matang dari total 152 penampilan di semua kompetisi. Pencapaian tertingginya terjadi saat membantu raksasa Prancis tersebut merengkuh trofi Liga Champions yang sangat didambakan klub.
Kendati memiliki profil mentereng di Ligue 1 Prancis, Barcola kini dihadapkan pada ujian berat untuk menaklukkan atmosfer Premier League yang terkenal sangat mengandalkan fisik. Sejarah mencatat beberapa nama besar seperti Florian Wirtz dan Jeremie Frimpong sempat mengalami kesulitan besar ketika mencoba beradaptasi dengan kecepatan dan intensitas tinggi sepak bola Inggris.
Kekhawatiran publik Anfield berpusat pada gaya main Barcola yang mengandalkan akselerasi cepat serta kelincahan individu di sektor sayap, sebuah gaya bermain yang kerap menjadikannya sasaran empuk tekel keras para pemain bertahan di Inggris.
"Saya rasa karakter permainan saya akan sangat cocok dengan atmosfer kompetisi Premier League," ujar Barcola dalam wawancara pertamanya di situs resmi klub. Pemain bertinggi badan 182 sentimeter ini menambahkan bahwa pengalaman bertanding di level Eropa memberinya kepercayaan diri tinggi. Ia meyakini kualitas teknik yang dimilikinya mampu menjawab keraguan publik sepak bola Inggris.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor
















