Persaingan Ballon d'Or 2026 Memanas Usai Komentar Kontroversial Kylian Mbappe

Persaingan menuju gelar Ballon d'Or 2026 semakin memanas setelah Kylian Mbappe melontarkan pernyataan mengenai status dirinya sebagai pemain terpilih. Komentar tersebut memicu reaksi balik dari Ousmane Dembele yang saat ini berstatus sebagai juara bertahan penghargaan individu paling bergengsi dalam dunia sepak bola tersebut.
Situasi ini memuncak setelah Mbappe, dalam wawancaranya dengan France Football, membandingkan perjalanan kariernya dengan Dembele sejak mereka masih remaja. Mbappe merasa bahwa publik memberikan label berbeda kepada mereka, di mana ia dianggap sebagai sosok yang memang ditakdirkan untuk mencapai level tertinggi sejak awal.
Mbappe mengakui bahwa Dembele memang memiliki bakat besar yang sudah diakui banyak orang sejak muda. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya selalu mendapatkan persepsi sebagai pemain yang memang terpilih untuk menjadi superstar.
Menanggapi narasi tersebut, Ousmane Dembele justru memberikan jawaban yang merendah dan jauh dari kesan arogan. Ia merespons komentar tersebut usai membawa Paris Saint-Germain menundukkan Brest dengan skor tipis 1-0 pada laga yang berlangsung Minggu, 13 September 2026.
Bagi Dembele, perjalanan kariernya tidak dibangun berdasarkan takdir atau label pemain terpilih, melainkan melalui kerja keras di balik layar. Ia menyatakan bahwa dirinya jarang bicara di depan media karena lebih memilih untuk fokus pada porsi latihan yang berat.
"Saya selalu berada di belakang kelas dan bekerja keras," ujar Dembele kepada media Ligue 1+, sebagaimana dilansir dari TNT Sport. Pemain yang kini menjadi tumpuan utama Paris Saint-Germain tersebut menambahkan bahwa ia tidak pernah merasa menjadi pemain pilihan siapapun.
Keberhasilannya menyabet gelar Ballon d'Or tahun lalu, menurutnya, adalah hasil dari musim yang luar biasa bersama klub asal ibu kota Prancis tersebut. Dembele pun mengaku tidak merasakan tekanan berlebih menjelang malam penganugerahan di London pada 26 Oktober 2026 mendatang.
Di tengah perdebatan mengenai siapa yang lebih layak menyandang status sebagai pemain terpilih, Dembele lebih memilih fokus membangun kerja sama tim di lapangan. Kepergian Mbappe ke Real Madrid membuat lini depan Paris Saint-Germain harus melakukan adaptasi strategi yang baru.
Dembele kini menemukan kecocokan baru dengan Ferran Torres yang pernah menjadi rekan setimnya saat keduanya masih membela Barcelona. Ia memuji kemampuan Torres sebagai pemain depan yang sangat efektif di depan gawang lawan.
Persaingan Ballon d'Or 2026 sendiri diprediksi akan menjadi salah satu edisi yang paling sulit ditebak dalam sejarah. Selain dua bintang Prancis tersebut, beberapa nama besar seperti Lionel Messi, Lamine Yamal, dan Jude Bellingham juga masuk dalam daftar kandidat kuat.
Kini, publik sepak bola dunia menantikan siapa yang akhirnya akan berdiri di podium tertinggi pada malam penghargaan nanti. Apakah Mbappe yang mengklaim diri sebagai pemain terpilih, atau Dembele yang kembali membuktikan kualitasnya lewat kerja keras di lapangan hijau.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348571/original/083529900_1789449720-000_C7XZ9WU.jpg)





