Langsung ke konten
beritana

Presiden FIFA Minta Pengkritik Santai Terkait Deportasi Wasit Somalia

Foto Beritana UpdateBeritana Update2 menit bacaSoccer
FIFA boss tells critics to ‘relax’ over Somali referee deportation
Foto: Al Jazeera

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, menyerukan kepada para pengkritik untuk "santai saja" terkait isu deportasi seorang wasit asal Somalia.

Pernyataan ini muncul di tengah gelombang kecaman yang dialamatkan kepadanya dan organisasi yang dipimpinnya, menyusul penolakan permohonan suaka dan pemulangan paksa wasit tersebut dari Swiss.

Infantino, yang telah memimpin badan sepak bola dunia itu sejak 2016, dikenal kerap menyampaikan sikap tegas dalam isu-isu sensitif.

Kali ini, ia merespons desakan dari berbagai pihak yang merasa FIFA seharusnya bertindak lebih jauh untuk melindungi individu dalam komunitas sepak bola global.

"Santai saja," ujar Infantino kepada wartawan, tanpa merinci lebih lanjut konteks atau langkah konkret yang akan diambil FIFA.

Kasus yang memicu kontroversi ini melibatkan Abubakar Sheikh, seorang wasit asal Somalia yang berstatus pencari suaka di Swiss. Permohonan suakanya ditolak oleh otoritas Swiss, yang kemudian mengarah pada proses deportasi.

Para pengkritik, termasuk organisasi hak asasi manusia dan aktivis olahraga, menilai deportasi ini tidak manusiawi dan menyoroti tanggung jawab moral FIFA sebagai organisasi global yang berkantor pusat di Swiss.

Mereka berargumen bahwa FIFA memiliki pengaruh dan sumber daya untuk mengadvokasi anggotanya yang menghadapi situasi sulit, terutama di negara tempat organisasi itu beroperasi.

Pernyataan "santai saja" dari Infantino menimbulkan pertanyaan mengenai sikap FIFA terhadap perlindungan individu dalam ekosistem sepak bola di luar lapangan pertandingan.

Kasus ini sekali lagi menggarisbawahi kompleksitas hubungan antara olahraga, politik, dan kemanusiaan, serta ekspektasi publik terhadap organisasi sekelas FIFA.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update