
Megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, kembali menorehkan catatan bersejarah di luar lapangan hijau. Penyerang asal Portugal ini resmi menjadi pesepak bola pertama di dunia yang berhasil memiliki kekayaan bersih melampaui angka 2 miliar dolar AS, setara dengan sekitar Rp36,1 triliun.
Capaian finansial impresif ini tak lepas dari rekor pendapatan yang dibukukan Ronaldo sepanjang tahun 2026. Ia secara konsisten mempertahankan posisinya sebagai pesepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia versi majalah Forbes, sebuah dominasi yang telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut.
Berdasarkan laporan talkSPORT yang mengutip data Forbes pada Jumat, 23 Oktober 2026, Ronaldo diperkirakan meraup pendapatan fantastis sebesar 224 juta poundsterling (sekitar Rp5,4 triliun) selama periode tersebut. Angka ini mencerminkan kombinasi gaji besar dari klubnya, Al Nassr, serta beragam kesepakatan sponsor dan lini bisnis yang ia kelola.
Pendapatan Ronaldo secara signifikan melampaui rival-rival utamanya di dunia sepak bola. Lionel Messi, misalnya, diperkirakan memperoleh 108 juta poundsterling (sekitar Rp2,61 triliun), sementara Kylian Mbappe mengumpulkan sekitar 75 juta poundsterling (sekitar Rp1,81 triliun).
Di bawah mereka, penyerang Manchester City, Erling Haaland, menduduki posisi keempat dengan estimasi pendapatan 64 juta poundsterling (sekitar Rp1,55 triliun). Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, melengkapi daftar lima besar dengan 57 juta poundsterling (sekitar Rp1,38 triliun) dalam laporan tersebut.
Selain menjadi pesepak bola pertama dengan kekayaan bersih melampaui 2 miliar dolar AS, Ronaldo juga mencetak sejarah sebagai atlet aktif pertama dalam seluruh cabang olahraga yang melewati batas pendapatan total karier sebelum pajak dan biaya agen sebesar angka tersebut. Pencapaian ini menegaskan posisinya tidak hanya sebagai ikon olahraga, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi global.
Untuk musim 2026/2027, Ronaldo diperkirakan akan menerima 187 juta poundsterling dari kontraknya bersama Al Nassr. Nominal ini merupakan bagian terbesar dari total pendapatannya, menyusul perpanjangan kontrak yang ia tandatangani dengan klub Liga Pro Saudi itu pada Juni 2025.
Di luar gaji, Ronaldo diproyeksikan meraup tambahan 37 juta poundsterling dari kesepakatan sponsor dan berbagai usaha bisnisnya. Ia dikenal memiliki portofolio kerja sama komersial yang luas dengan merek-merek internasional ternama, termasuk Nike, Lego, Panini, dan Whoop.
Popularitasnya yang masif di media sosial, dengan jutaan pengikut di berbagai platform, menjadi salah satu aset utama dalam membangun dan mempertahankan nilai komersialnya yang tinggi. Ini memungkinkan ia menjangkau audiens global secara efektif.
Meski demikian, tahun 2026 diperkirakan menjadi puncak dominasi Ronaldo dalam daftar pesepak bola dengan bayaran tertinggi versi Forbes. Ia sempat mengisyaratkan bahwa musim ini mungkin menjadi musim terakhirnya bermain profesional, mengingat kontraknya dengan Al Nassr akan berakhir pada musim panas 2027.
Di tengah deretan capaian finansialnya, Ronaldo juga masih mengejar target pribadi yang monumental di lapangan: mencetak 1.000 gol dalam karier profesionalnya. Hingga laporan ini diterbitkan, kapten Timnas Portugal berusia 41 tahun itu telah mengoleksi 975 gol dari 1.335 penampilan bersama klub dan tim nasional.
Ronaldo, yang akan genap berusia 42 tahun pada Februari 2027, menjalani debut profesionalnya pada Agustus 2002 di usia 17 tahun. Dengan jumlah gol yang hanya terpaut sedikit dari angka empat digit, ia berpotensi besar menorehkan sejarah baru jika mampu mencapai target tersebut sebelum mengakhiri kariernya.
Sementara Ronaldo menikmati status sebagai pesepak bola dengan kekayaan bersih melampaui 2 miliar dolar AS, Lionel Messi juga terus memperkuat posisi finansialnya. Kapten Timnas Argentina itu diproyeksikan dapat menembus nilai kekayaan bersih 1,5 miliar poundsterling pada tahun 2027.
Salah satu sumber pendapatan utama Messi berasal dari kontraknya bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Pemain berusia 39 tahun itu diperkirakan memperoleh gaji sebesar 52 juta poundsterling per tahun setelah memperpanjang kontrak pada Oktober 2025, yang akan membuatnya bertahan di klub Amerika Serikat tersebut hingga akhir 2028.
Selain gaji klub, Messi juga mendapatkan pendapatan tambahan yang signifikan dari berbagai aktivitas komersial, diperkirakan mencapai 56 juta poundsterling per tahun. Ini mencakup kesepakatan sponsor dan usaha bisnis lainnya.
Messi sebelumnya pernah dua kali menduduki posisi atlet dengan bayaran tertinggi di dunia, yakni pada 2019 dan 2022. Dalam daftar tahun ini, ia berada di posisi ketiga secara keseluruhan, di bawah Cristiano Ronaldo dan petinju Meksiko, Canelo Alvarez.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor