Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru dengan Akses Google Play Store

Amazon resmi memperkenalkan tiga model tablet terbaru yang diberi nama Amazon Alexa Tablet. Perangkat ini menandai perubahan arah strategi perusahaan dari penyedia perangkat keras murah menuju pasar tablet kelas premium yang lebih bertenaga.
Langkah ini mengejutkan banyak pengamat industri teknologi.
Tiga model yang dirilis meliputi Amazon Alexa Tablet 8 seharga USD 230 (sekitar Rp3,5 juta), Alexa Tablet 11 dengan harga USD 330 (sekitar Rp5,1 juta), dan varian tertinggi Alexa Tablet 12 Pro yang dibanderol mulai dari USD 500 (sekitar Rp7,8 juta). Semua produk tersebut kini tersedia untuk pemesanan awal dan akan mulai dikirimkan kepada konsumen pada 14 Oktober mendatang.
Perubahan paling signifikan adalah dukungan penuh terhadap Google Play. Berbeda dengan seri Fire terdahulu yang terkunci dalam ekosistem toko aplikasi Amazon, tablet ini memberikan kebebasan bagi pengguna untuk mengunduh berbagai aplikasi Android populer secara langsung.
Integrasi kecerdasan buatan menjadi nilai jual utama melalui fitur Alexa+ yang tertanam di seluruh antarmuka sistem. Alexa+ kini mampu menafsirkan konten yang muncul di layar serta menjawab pertanyaan pengguna secara kontekstual tanpa perlu terus-menerus memanggil kata kunci perintah suara.
Peningkatan perangkat keras juga menjadi fokus utama dalam pembaruan kali ini. Seluruh bodi tablet kini menggunakan material aluminium yang memberikan kesan premium, jauh berbeda dengan konstruksi plastik pada model-model Fire Tablet sebelumnya.
Untuk varian tertinggi, Alexa Tablet 12 Pro menawarkan performa setara perangkat kerja kelas atas. Tablet ini dilengkapi prosesor 8-core berteknologi 4nm, pilihan RAM hingga 16GB, serta layar 12 inci dengan laju penyegaran 120Hz yang sangat mulus bagi pengguna kreatif.
Amazon juga menyediakan aksesori pendukung seperti Pro Pen seharga USD 90 (sekitar Rp1,4 juta) yang memiliki sensitivitas tekanan tinggi serta pengisian daya nirkabel. Pengguna dapat melengkapi perangkat tersebut dengan papan tik magnetik yang tidak memerlukan koneksi Bluetooth tambahan.
Selain seri utama, perusahaan turut meluncurkan dua model Kids Tablet yang dirancang khusus untuk anak-anak dengan warna-warna cerah. Meski berbasis Android, perangkat ramah anak ini tetap menyediakan fitur kontrol orang tua agar aktivitas digital buah hati tetap terpantau dengan aman.
Pembaruan ini mencerminkan ambisi Amazon untuk menantang dominasi produsen tablet Android lainnya di pasar global. Melalui desain perangkat keras yang tangguh dan ekosistem aplikasi yang lebih terbuka, Amazon berusaha menarik minat pengguna yang selama ini merasa terbatas oleh batasan sistem operasi FireOS yang tertutup.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372962/original/039475400_1791937692-lisandro_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372961/original/091903600_1791937543-lisandro.jpg)