
JioHotstar resmi melebarkan sayap operasionalnya ke pasar Timur Tengah dan Afrika Utara atau wilayah MENA.
Langkah ekspansi ini dilakukan melalui kemitraan strategis dengan Starzplay, salah satu penyedia layanan streaming terbesar di kawasan tersebut. Reliance Industries selaku induk perusahaan asal India ingin menjangkau audiens global yang lebih luas setelah dominasinya di pasar domestik.
Kemitraan ini memberikan ruang khusus bagi konten JioHotstar di dalam aplikasi dan situs web Starzplay. Pengguna dapat menikmati akses ke berbagai film, tayangan televisi, konten orisinal, hingga waralaba acara realitas dalam berbagai bahasa.
Berbeda dengan peluncuran di Inggris, Kanada, dan Singapura yang hadir sebagai layanan mandiri, strategi di kawasan MENA ini mengandalkan kolaborasi dengan pemain lokal. Model bisnis ini dipilih untuk memaksimalkan penetrasi pasar di wilayah yang memiliki populasi diaspora Asia Selatan sangat tinggi.
Pihak perusahaan menargetkan komunitas diaspora yang mendambakan konten dari tanah air mereka. Program orisinal akan ditayangkan secara serentak dengan perilisan di India dan tersedia dalam sepuluh bahasa berbeda.
Strategi ini mencakup bahasa Hindi, Malayalam, Tamil, Telugu, serta Bangla sebagai bahasa utama. Fokus khusus diberikan pada konten bahasa Malayalam untuk memenuhi permintaan dari populasi besar penutur bahasa tersebut di Timur Tengah.
Meskipun konten olahraga JioHotstar dari India tidak tersedia secara langsung, pengguna dapat memilih paket bundel yang mencakup penawaran olahraga dari Starzplay. Paket tersebut termasuk siaran kriket yang menjadi daya tarik utama bagi basis penggemar di kawasan ini.
Harga paket bundel ditawarkan sebesar AED 49,99 atau sekitar Rp215.000 per bulan. Selain itu, tersedia pula opsi berlangganan melalui paket Plus milik Starzplay seharga AED 34,99 atau setara Rp150.000 setiap bulan.
Layanan JioHotstar sendiri merupakan hasil penggabungan bisnis media antara Reliance dan Disney di India dengan nilai mencapai USD 8,5 miliar atau sekitar Rp133 triliun. Entitas gabungan ini menyatukan platform JioCinema dan Disney+ Hotstar yang pertama kali meluncur pada Februari tahun lalu.
Kehadiran JioHotstar di Starzplay memperkuat ekosistem hiburan yang sudah ada sebelumnya. Starzplay sendiri saat ini memiliki lebih dari 2,3 juta pelanggan aktif di wilayah tersebut.
Maaz Sheikh, CEO Starzplay, menyebut kerja sama ini sebagai investasi strategis bagi perusahaannya. Meskipun nilai kesepakatan keuangan tidak diungkapkan, langkah ini diproyeksikan akan memperkuat posisi Starzplay dalam memenangkan persaingan di pasar streaming yang semakin kompetitif.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor