
Situasi pelik tengah membayangi karier bek tengah Timnas Indonesia, Elkan Baggott, di klubnya, Millwall.
Pemain berpostur 196 cm tersebut kini kesulitan menembus tim utama Millwall setelah menuntaskan kewajiban membela skuad Garuda dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Meski menjadi pilar penting di level internasional, nasibnya di kompetisi Championship Inggris justru tampak kontras.
Keberhasilan Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 tidak lepas dari kontribusi vital Baggott di lini pertahanan. Di bawah arahan pelatih John Herdman, ia tampil dalam empat pertandingan krusial sepanjang turnamen.
Puncak performanya terlihat saat laga final melawan Thailand. Baggott bermain penuh selama 120 menit, bahkan mencetak gol penyama kedudukan pada babak tambahan waktu yang kemudian membuka jalan kemenangan melalui drama adu penalti.
Ketangguhan mentalnya terbukti saat ia dipercaya menjadi salah satu eksekutor penalti bagi Indonesia.
Namun, tren positif di pentas internasional tersebut belum berbanding lurus dengan menit bermain di Millwall. Sebelum keberangkatannya membela negara, Baggott sempat mencatatkan delapan penampilan beruntun di Championship dan Carabao Cup.
Carabao Cup sendiri merupakan turnamen sistem gugur yang mempertemukan klub-klub dari empat tingkat teratas liga sepak bola Inggris. Catatan tersebut sebelumnya sempat menjadi sinyal bahwa posisi Baggott dalam rotasi bek tengah klub mulai menguat.
Situasi berubah drastis sepulangnya Baggott dari tugas negara pada Oktober lalu. Namanya sempat menghilang dari skuad saat menghadapi Preston, lalu kembali masuk daftar pemain namun hanya menghuni bangku cadangan.
Kondisi ini terjadi dalam tiga laga berturut-turut melawan Swansea City, Lincoln City, hingga Portsmouth. Pelatih Millwall, Alex Neil, kini lebih memercayakan posisi bek tengah kepada duet Jake Cooper dan Caleb Taylor.
Persaingan internal yang ketat di sektor pertahanan menjadi tantangan nyata bagi pemain berusia 24 tahun ini untuk merebut kembali tempat utama. Di sisi lain, performa kolektif Millwall sendiri saat ini sedang tidak stabil.
Klub berjuluk The Lions tersebut baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Portsmouth dalam laga terakhir. Ketidakpastian menit bermain ini tentu menjadi ujian berat bagi perkembangan karier Baggott di tengah kerasnya atmosfer sepak bola Inggris.
Bagi publik sepak bola tanah air, perkembangan ini tentu menjadi perhatian khusus. Semua menanti apakah Baggott mampu meyakinkan sang pelatih melalui sesi latihan untuk kembali ke lapangan hijau dalam waktu dekat.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor