Aksi Pria Mirip Donald Trump Berjoget dalam Penjara di Teheran Curi Perhatian

Sebuah baliho raksasa yang menampilkan sosok menyerupai Donald Trump sedang menari di dalam sel penjara kini menghiasi sudut kota Teheran, Iran.
Pemandangan tidak lazim ini menarik perhatian warga yang melintas di ibu kota tersebut. Republik Islam Iran memang kerap menggunakan media luar ruang sebagai instrumen propaganda untuk menyindir lawan politik serta menegaskan posisi mereka di panggung internasional.
Namun, penggambaran mantan Presiden Amerika Serikat tersebut dalam format visual yang eksentrik dinilai sebagai upaya propaganda paling nyeleneh sejauh ini. Para pengamat lokal menyebut langkah ini sebagai bentuk perang urat saraf yang dibalut dengan humor satire melalui seni instalasi jalanan.
Penggunaan baliho di Teheran biasanya didominasi oleh pesan-pesan religius atau peringatan keras terhadap pihak Barat. Pemilihan sosok Trump yang sedang menari di balik jeruji besi memberikan nuansa berbeda dalam narasi perlawanan Iran.
Secara historis, hubungan antara Teheran dan Washington berada dalam titik didih sejak penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir pada 2018. Kebijakan tersebut memicu sanksi ekonomi berat yang nilainya mencapai miliaran dolar Amerika Serikat atau setara dengan ribuan triliun rupiah, sehingga menciptakan tekanan inflasi signifikan bagi masyarakat Iran.
Warga Teheran memberikan reaksi beragam saat melihat baliho tersebut. Sebagian orang menganggapnya sebagai hiburan visual di tengah ketegangan politik yang tak kunjung usai, sementara pihak lain melihatnya sebagai pengingat akan permusuhan mendalam antara kedua negara.
Pemerintah Iran sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait siapa inisiator di balik pemasangan papan reklame tersebut. Praktik pemasangan materi visual semacam ini sering kali dilakukan oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan negara, meski secara formal tidak selalu diakui sebagai kebijakan langsung pemerintah.
Baliho ini setidaknya membuktikan bahwa diplomasi media tetap menjadi senjata utama bagi otoritas di Teheran. Mereka terus mencari cara kreatif untuk menyasar persepsi publik di tengah isolasi diplomatik yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana simbolisme politik bisa begitu kuat di ruang publik Iran. Walaupun terlihat jenaka, setiap elemen visual yang ditampilkan membawa bobot politis yang berat terkait kedaulatan dan perlawanan terhadap hegemoni asing.
Keberadaan baliho tersebut kini menjadi pembicaraan hangat di berbagai lini massa lokal. Dunia internasional pun kembali menyoroti bagaimana Iran mengemas sentimen anti-Amerika melalui pendekatan budaya populer yang tidak terduga.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor













