Kebakaran Hebat Melanda Le Marche des Enfants Rouges, Pasar Tertua di Paris

Kebakaran hebat melanda Le Marche des Enfants Rouges, pasar makanan tertua di Paris yang telah berdiri sejak tahun 1615.
Api melalap bangunan bersejarah yang terletak di arondisemen ke-3 kota tersebut pada Selasa malam waktu setempat. Otoritas pemadam kebakaran Paris segera mengerahkan puluhan personel untuk mengendalikan kobaran api yang sempat mengancam struktur bangunan kuno itu.
Pasar ini merupakan salah satu ikon kuliner paling legendaris di ibu kota Prancis yang sering menjadi tujuan utama para koki profesional hingga wisatawan mancanegara. Sejak awal pendiriannya, tempat ini berfungsi sebagai pusat perdagangan bahan pangan segar dan berbagai hidangan lokal yang autentik.
Saksi mata di lokasi melaporkan bahwa kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi dari atap pasar, memicu kepanikan warga sekitar yang bermukim di kawasan Marais. Kawasan Marais sendiri dikenal sebagai distrik bersejarah dengan gang-gang sempit dan bangunan tua yang sangat padat.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tragis ini, namun kerusakan materiil diperkirakan mencapai angka signifikan. Pemerintah kota Paris berkomitmen melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab awal munculnya api, yang diduga berasal dari salah satu unit dapur di area pasar.
Kerugian ekonomi dari kebakaran ini bukan hanya dihitung dari rusaknya bangunan fisik, tetapi juga terhentinya operasional puluhan pedagang kecil yang bergantung pada keramaian pasar. Setiap harinya, pasar ini dikunjungi ratusan orang yang mencari pengalaman gastronomi di tengah atmosfer klasik kota Paris.
Pihak pengelola pasar menyatakan akan melakukan penilaian struktur bangunan sebelum merencanakan langkah pemulihan jangka panjang. Tantangan besar menanti karena restorasi bangunan cagar budaya memerlukan standar keamanan ketat agar ciri khas arsitektur abad ke-17 tetap terjaga.
Sejarah panjang pasar ini bermula ketika diperintahkan pembangunannya oleh Raja Louis XIII untuk menyuplai kebutuhan pangan penduduk di wilayah utara Paris. Nama 'Enfants Rouges' atau Anak-Anak Merah sendiri diambil dari nama panti asuhan Katolik di dekat lokasi yang seragamnya berwarna merah cerah.
Selama berabad-abad, pasar ini telah melalui berbagai fase renovasi besar agar tetap relevan di mata masyarakat modern. Meski era industri mengubah banyak wajah kota Paris, pasar ini berhasil mempertahankan nuansa komunal yang menjadikannya tempat favorit bagi komunitas kuliner global.
Wali Kota Paris menyampaikan belasungkawa kepada para pedagang dan berjanji akan memberikan dukungan penuh agar ikon wisata ini dapat beroperasi kembali. Seluruh masyarakat Paris kini menanti kabar baik terkait pemulihan pasar yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah kota selama lebih dari 400 tahun tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor














