Pengeluaran Ritel AS Turun Tajam pada Maret, Konsumen Mengerem Belanja

Pengeluaran ritel di Amerika Serikat menurun tajam pada Maret 2023. Konsumen mengerem belanja di tengah kekhawatiran resesi yang dipicu krisis perbankan.
Departemen Perdagangan AS melaporkan, penjualan ritel terkoreksi 1% pada Maret dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini lebih dalam dari ekspektasi penurunan 0,4% menurut Refinitiv, sebuah penyedia data pasar global, dan melebihi revisi penurunan 0,2% pada Februari.
Investor mengaitkan sebagian pelemahan ini dengan berkurangnya pengembalian pajak dan kekhawatiran melambatnya pasar tenaga kerja. Layanan Pajak Internal (IRS) AS mengeluarkan pengembalian pajak sebesar USD 84 miliar (sekitar Rp1.365 triliun) pada Maret, sekitar USD 25 miliar (sekitar Rp406 triliun) lebih rendah dari Maret 2022, menurut analis BofA Global Research.
Situasi ini mendorong konsumen mengurangi pengeluaran di department store dan untuk barang tahan lama, seperti peralatan rumah tangga serta furnitur. Belanja di toko serba ada turun 3% pada Maret dari bulan sebelumnya, sementara pengeluaran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) anjlok 5,5% pada periode yang sama. Jika tidak termasuk penjualan SPBU, pengeluaran ritel mundur 0,6% pada Maret dari Februari.
Meskipun demikian, pengeluaran ritel secara tahunan tercatat naik 2,9%.
Ekonom menilai, berkurangnya pengembalian pajak berperan dalam penurunan penjualan ritel bulan lalu. Bersamaan dengan itu, habisnya bantuan pangan tambahan juga memengaruhi kondisi ini.
“Maret adalah bulan yang sangat penting untuk pengembalian dana,” kata Aditya Bhave, Ekonom Senior AS di BofA Global Research. “Beberapa orang mungkin mengharapkan sesuatu yang serupa dengan tahun lalu.”
Pengeluaran kartu kredit dan debit per rumah tangga yang dilacak peneliti Bank of America, melambat pada Maret ke laju terlamban dalam lebih dari dua tahun. Ini kemungkinan akibat pengembalian pajak yang lebih kecil dan berakhirnya manfaat, ditambah dengan pertumbuhan upah yang melambat.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor
















