Ratko Mladic, Sosok Dibalik Tragedi Genosida Srebrenica Meninggal Dunia

Ratko Mladic, mantan komandan militer yang menjadi simbol kekejaman Perang Bosnia, meninggal dunia dalam usia 84 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir di rumah sakit penjara di Den Haag, Belanda, tempat ia menjalani masa hukuman seumur hidup.
Nama Mladic selamanya lekat dengan tragedi kemanusiaan di Srebrenica. Ia bertanggung jawab atas pembantaian lebih dari 8.300 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia pada Juli 1995.
Peristiwa kelam tersebut terjadi meskipun Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menetapkan Srebrenica sebagai zona aman. Pasukan Serbia Bosnia di bawah komando Mladic mengepung kota tersebut, mengusir perempuan dan anak-anak, sebelum mengeksekusi massal warga sipil yang tidak bersenjata di desa Potocari. Pengadilan Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia atau ICTY kemudian mengklasifikasikan tindakan tersebut sebagai genosida.
Baca Juga:
- WNA Prancis Konten Kreator Asusila di Bali Resmi Dideportasi
- Tegang! Iran Bersumpah Balas Sanksi AS dengan Nuklir & Minyak
- Gudang Raksasa E-commerce Rusia Diserang Drone Ukraina Lagi
Selain genosida, Mladic juga memimpin pengepungan Sarajevo selama lebih dari 40 bulan yang merenggut nyawa 11.000 orang. Pengepungan merupakan taktik militer mengepung suatu kota untuk memutus jalur logistik dan perlengkapan warga. Tindakan ini membuat Mladic dikenal dunia sebagai Jagal dari Balkan.
Mladic lahir di Bosnia timur pada 1943 dan meniti karier sebagai perwira militer di tentara Yugoslavia. Ia dibesarkan dalam ideologi komunis, namun pandangannya berubah drastis menjadi nasionalis Serbia yang ekstrem setelah ayahnya tewas di tangan milisi Kroasia saat ia masih balita.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











