Langsung ke konten
beritana
Breaking

SK Hynix Raup Rp429 Triliun dari Penawaran Saham di AS, Pecahkan Rekor Sejarah

Foto Beritana UpdateBeritana Update2 menit bacaWorld
South Korean chip giant SK Hynix raises $26.5bn in US share sale
Foto: BBC World

Produsen cip terkemuka asal Korea Selatan, SK Hynix, berhasil mengumpulkan dana sebesar USD 26,5 miliar atau sekitar Rp429,3 triliun dari penawaran sahamnya di New York, Amerika Serikat. Transaksi ini menandai pencatatan terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan asing di bursa saham AS, sebuah capaian historis dalam pasar modal global.

Perusahaan, yang merupakan pemasok utama untuk raksasa cip kecerdasan buatan (AI) Nvidia, pada Kamis pekan lalu mengumumkan telah menjual 177,9 juta American depositary shares (ADS) dengan harga USD 149 (sekitar Rp2,4 juta) per saham. Saham-saham ini dijadwalkan mulai diperdagangkan pada Jumat di Nasdaq, bursa saham teknologi terkemuka AS.

Nilai ADS tersebut setara dengan sepersepuluh dari saham biasa yang diperdagangkan di bursa Seoul, memberikan kemudahan bagi investor AS untuk berinvestasi tanpa perlu melalui bursa luar negeri.

Pada Mei lalu, nilai pasar SK Hynix bahkan mencapai USD 1 triliun (sekitar Rp16.200 triliun) di negara asalnya, didorong kuat oleh lonjakan permintaan untuk cip AI.

Harga sahamnya di Korea Selatan telah melonjak lebih dari tiga kali lipat sepanjang tahun ini. Bersama dengan Samsung Electronics, kinerja ini telah membantu mendongkrak indeks acuan Kospi lebih dari 70 persen dalam periode yang sama.

SK Hynix dikenal sebagai salah satu produsen cip memori canggih terbesar di dunia, vital untuk infrastruktur AI seperti pusat data.

Permintaan terhadap penawaran saham ini dilaporkan melebihi tujuh kali lipat dari jumlah saham yang tersedia. Angka ini secara jelas menunjukkan tingginya minat investor terhadap perusahaan yang memegang peran kunci dalam rantai pasok AI.

Penawaran ini tidak hanya memfasilitasi investor AS, tetapi juga memberikan akses lebih mudah bagi SK Hynix ke potensi investasi besar dari perekonomian terbesar di dunia.

Perusahaan tersebut sebelumnya menyatakan komitmennya untuk berinvestasi dalam pengembangan kapasitas manufaktur cip dan AI di Korea Selatan dalam beberapa tahun mendatang.

Pada Juni, pemerintah Korea Selatan bahkan meluncurkan rencana investasi lebih dari USD 880 miliar (sekitar Rp14.256 triliun) yang melibatkan kemitraan dengan SK Hynix dan Samsung. Kedua raksasa teknologi ini, bersama dengan Nvidia, Apple, Microsoft, dan Alphabet pemilik Google, kini memiliki valuasi pasar di atas USD 1 triliun, bergabung dalam kelompok elite perusahaan teknologi global.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update