Jika Aku Bukanlah Yang Terbaik Bagimu Tidak Seharusnya Kau Mempermainkan Perasaanku

Kamu lagi duduk melamun, nanya ke diri sendiri kenapa hal ini harus terjadi. Rasanya sesak sekali saat sadar bahwa selama ini kamu cuma jadi tempat singgah, bukan tujuan akhir yang dia inginkan.
Perasaan kayak gini memang bikin mual. Kamu nggak sendirian kalau merasa bodoh karena pernah percaya sama janji yang dari awal memang nggak ada niat buat ditepati.
Jangan Jadikan Aku Pelarianmu
Dia bilang kamu bukan orang yang tepat untuk masa depannya. Tapi anehnya, dia tetap menggenggam tanganmu seolah kamu segalanya.
Ini bukan soal kamu yang kurang cantik atau kurang pintar. Ini soal dia yang pengecut karena tidak berani jujur sejak awal, dan memilih untuk memakai perasaanmu sebagai jembatan kenyamanan sampai dia menemukan orang lain yang dianggap layak untuk disandingkan di pelaminan.
Lebih parah lagi, kamu merasa cuma dijadikan objek untuk menjaga kesucian orang lain di matanya. Kamu disentuh dan diciumi supaya dia bisa tetap merasa bersih saat harus berhadapan dengan calon istrinya nanti.
Lalu Bagaimana Dengan Hatiku?
Logikanya sederhana, tapi dia sengaja membuatnya rumit. Kalau dia ingin menjaga kehormatan wanita yang akan dinikahinya, kenapa dia merasa punya hak untuk menghancurkan kehormatanmu hari ini.
Kamu pasti pernah berpikir, siapa yang mau menerima kamu setelah apa yang sudah dia ambil. Padahal, luka itu sebenarnya bukan salahmu, tapi tanggung jawab dia yang terlalu egois untuk memuaskan egonya sendiri.
Cukup Lepaskan Saja Aku
Kamu memang sudah jatuh terlalu dalam. Hatimu sudah telanjur kamu kunci rapat untuk orang lain, sementara dia sibuk menata masa depan dengan wanita lain yang dia anggap lebih baik.
Berhenti menyalahkan diri sendiri karena kamu tidak bisa melihat kebusukan ini lebih awal. Kamu hanya manusia yang mencoba mencintai dengan tulus, dan tidak ada yang salah dengan memberikan hatimu kepada seseorang yang kamu kira juga punya hati.
Sekarang, biarkan dia pergi dengan segala ketidakjujurannya itu. Kamu berhak mendapatkan seseorang yang melihat kamu sebagai satu-satunya alasan untuk pulang, bukan sebagai cadangan untuk menghabiskan waktu luang saja.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













